Kemunculan ‘GTC4Lusso’ pada awal Februari 2016 mengingatkan kita bahwa Ferrari juga punya fokus menggarap segmen grand tourer yang notabene berkapasitas penumpang lebih banyak. Nyatanya, Ferrari telah memproduksi mobil dengan konfigurasi 2+2 sejak tahun 1960an. Walaupun, popularitasnya selalu ada di bawah bayang-bayang mobil sports murni mereka. Nah, berikut ini profil singkat mobil-mobil 4-seater Ferrari.

ferrari-250-gte-22

Ferrari 250 GT/E

Ferrari 250 GT/E adalah mobil dengan konfigurasi 2 + 2 pertama yang dibuat produsen berlambang kuda jingkrak itu. Mobil yang menjalani debutnya pada 1960 ini dibekali mesin 3.0 liter V12 dan sasis yang sama dengan 250 Tour de France.

Ferrari_330_GT_01pop

Ferrari 330 GT 2+2

Dirilis pada 1964, Ferrari ‘330 GT 2+2’ merupakan hasil pengembangan dari model yang telah disebutkan pertama. Mesinnya dibuat lebih besar menjadi 4 liter yang mampu menghasilkan tenaga 300 bhp. Musisi Jhon Lennon merupakan salah satu nama pemilik mobil dengan lampu depan ‘cat eyed’ ini.

ferrari-365-gt-2-2-1w

Ferrari 365 GT 2+2

Mobil ini tergolong cukup istimewa karena membawa beberapa terobosan. Yang pertama, kompartemen penumpang Ferrari “365 GT 2+2” dibuat lebih besar sehingga mobil ini disebut-sebut sebagai mobil empat penumpang Ferrari yang sejati. Menurut beberapa sumber, model ini adalah Ferrari pertama yang menggunakan power steering dan self-leveling hydropneumatic rear suspension.

ferrari 365 GTC

Ferrari 365 GTC/4

Mobil ini merupakan pengganti dari 365 GT 2+2 namun memiliki bodi yang lebih kecil. Ferrari ‘365 GTC/4’ memiliki kemiripan dengan 365 Daytona, misalnya pada sasis yang digunakannya. Ferrari ‘365 GTC/4’ tetap dibekali fitur-fitur unggulan pada masanya seperti power steering dan self-leveling rear suspension.

 Ferrari 365 GT4 2+2

Ferrari 365 GT4 2+2, 400 GT, 412

Diproduksi selama 1972 sampai 1989, Ferrari 365 GT4 dan model-model evolusinya terual hingga 3.000 unit. Kala itu, Ferrari menawarkan empat ratus unit pertama mobil ini dengan sistem transmisi otomatis yang dipasok oleh General Motors (GM).

Ferrari-Dino-308-GT4

Ferrari Dino 308 GT4

Ferrari pertama yang menggunakan mid-engine V8. Hal ini adalah hasil keputusan Ferrari yang ingin membuat sub brand dengan harga yang lebih terjangkau.

Ferrari Mondial

Ferrari Mondial

Dibuat selama 1980 – 1989, Ferrari ‘Mondial’ sempat melalui empat kali revisi ; Mondial 8, QV, 3.2 dan Mondial T. Beredar anggapan jika Ferrari terlalu memasakkan beberapa hal pada produknya yang satu ini. Ferrari ingin membuatnya punya unsur praktis tetapi di lain sisi teguh mempertahkan mid-engine sehingga menghasilkan proporsi yang kurang baik.

1992 Ferrari 456 GT

Ferrari 456 GT

Ferrari ‘456 GT’ hadir membawa kembali keanggungan mobil-mobil grand tourer Ferrari yang lahir pada era 1960-an. Pada sektor mesinya terdapat all –new V12 yang dipasangkan dengan enam percepatan transaxle. Pada tahun 1998, Ferrari ‘456 GT’ mendapat pembaharuan pada bagian kosmetik dan mekanik sehingga bernama 456M GT.