Nasib buruk yang menimpa juara bertahan MotoGP Marc Marquez di sepanjang musim ini harus berlanjut di MotoGP Aragon yang berlangsung Minggu (27/09). Pria Spanyol ini harus menerima kenyataan untuk kelima kalinya meninggalkan lintasan lebih dulu dalam kurun 13 kali race.

Berbeda dengan tragedi sebelumnya akibat kualitas ban, kali ini Marquez mengakui semua adalah kesalahannya dalam menikung. Tidak ada teknisi ataupun mesin yang bisa disalahkan dalam insiden kali ini. Pasalnya semua adalah murni kesalahan sang pengendara. Marquez harus terlempar ke gravel akibat Honda RCV213 yang ia tunggangi kehilanangan grip ban depan saat menikung terlalu dalam di lap ke-2.

“Hari ini saya hanya bisa meminta maaf kepada tim dan fans, karena kita sudah beekrja sangat baik dan memperoleh pacuan terbaik di akhir pekan. Mungkin waktu itu tanki masih penuh bahan bakar atau juga temperatur ban yang tidak pas. Namun tetap masalahnya ada di saya. Saya minta maaf,” tutup Marquez.