Subhan Aksa

Sengitnya aura kompetisi yang dibarengi dengan suhu menyengat bakal menjadi tantangan yang harus ditaklukkan oleh para peserta Rally of Celebes 2014 yang digelar akhir minggu (10-11/5) ini. Pasalnya, ramahnya senyuman mentari di trek yang berada di sekitar perkebunan tebu dan pabrik gula Takalar kadung mashyur sebagai penjegal stamina para pereli.

Eddy WS

Kendati demikian, beragam resiko ini disambut dengan semangat membaja baik pereli senior maupun junior yang akan bertarung di Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu di antaranya adalah pereli asal Sumatera Utara, Eddy WS. “Targetnya tentu tampil lebih baik dari sebelumnya, biar tak percuma kami datang jauh-jauh,” tutur pemacu Suzuki SX4 yang tahun lalu menjadi kampiun kelas GR2 di trek ini. Tidak hanya pereli gaek, bibit-bibit unggul juga akan kembali memarakkan pentas paling bergengsi di ranah reli dalam negeri ini, seperti Glen dan Ryan Nirwan dari Kalimantan Timur.

Glen Nirwan

“Itu yang harus digarisbawahi. Buat pereli lokal maupun driver muda daerah lain, event ini sangat penting menjadi ajang mengasah skill dan membiasakan diri dengan atmosfer kompetisi. Bertanding di level kejurnas tentu akan memberikan tantangan dan pembelajaran penting,” komentar Subhan Aksa, pereli Indonesia yang dalam tiga tahun terakhir menjadi kontestan regular di ajang FIA World Rally Championship.

Ryan Nirwan

Seperti sebelumnya, tantangan khas Takalar adalah gumpalan debu yang bergulung-gulung di berbagai bagian serta cuaca panas yang menyengat. Di dalam kokpit mobil, suhu bisa mencapai 40 derajat celcius. Keandalan mobil dan kesiapan fisik peserta sama pentingnya untuk mencapai hasil positif  dan itu adalah ciri Takalar yang sudah fenomenal.