Lama vakum akibat masa pandemic, ajang balap Formula One (F1) akhirnya kembali digelar. Bertempat di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Honda Racing F1 yang diwakili oleh tim Aston Martin Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri memperoleh hasil yang cukup memuaskan dengan persiapan yang matang.

Minggu, 5 Juli 2020 menjadi ajang kembalinya balap Formula 1 setelah masa pandemi. Di Grand Prix Austria, Honda tetap mengikuti prosedur keamanan dan kesehatan dalam menjalani aktivitas motorsport-nya.

Meski masih dalam masa pandemi, Federation Internationale de l’Automobile (FIA) telah menetapkan pedoman yang ketat untuk menghindari kontak yang tidak dibutuhkan sehingga jumlah personel tim pun juga akan dikurangi. Honda sendiri hanya akan menghadirkan insinyur dan mekanik seperti pada balapan sebelumnya, hanya sebagian besar personel manajemen tidak akan menghadiri putaran pertama. Personel Honda juga akan dibagi menjadi 2 kelompok yakni untuk tim Scuderia AlphaTauri serta Aston Martin Red Bull Racing.

Persiapan yang matang serta menjalani lomba dengan presisi, membuat Honda Racing mampu bertengger di posisi 7 bersama Scuderia Alphatauri oleh Pierre Gasly. Namun sayangnya keberuntungan belum berpihak pada pembalap lainnya.

Rekan satu tim Gasly di Scuderia Alphatauri, Daniel Kyvat dan kedua pembalap dari Aston Martin Red Bull Racing, Max Verstappen dan Alexander Albon tidak berhasil menyelesaikan lomba.

Toyoharu Tanabe sebagai Technical Director Honda Racing F1 mengatakan, Honda sangat menantikan balapan setelah lama beristirahat di masa pandemi ini. Sejak balapan Australia dibatalkan, personel Honda F1 telah mengamati periode penutupan pabrik baik di Sakura dan Milton Keynes sesuai dengan Regulasi Olahraga F1 yang direvisi. Namun, pada saat kami beroperasi, kami telah bergerak maju dengan pekerjaan pengembangan kami. Karena itu, Power Unit (PU) kami untuk balapan di Grand Prix Austria ini harus memiliki keandalan dan kinerja yang lebih baik daripada yang kami bawa ke Melbourne, Australia.