Kendati cuaca tidak menentu selama gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race 2016 yang berlangsung di Landasan Udara (Lanud) Gading Wonosari, Yogyakarta (25/9) lalu. Tidak menyurutkan semangat 287 peserta yang berlaga di 17 kelas yang disediakan Venture Sport Club selaku penyelenggara. Pertarungan sengit antar peserta jelas tersaji di putaran ke-6 kejuaraan tersebut. Bahkan saking ketatnya selisih catatan waktu antar dragster hanya berselang beberapa milidetik.

Salah satunya di kelas Bracekt 10 detik, yang dimana M. Nur Wibisono mampu menjadi dragster tercepat dengan torehan waktu 10,035 detik. Atau selisih 15 milidetik dari Dwi Mix Max yang berada di posisi kedua. Sementara posisi ketiga berhasil ditempati oleh Andri MBR dengan catatan waktu 10,193 detik.

Lain halnya di kelas Sedan 4 Cyl 2500 cc Modifikasi, M. Irvan asal Pekanbaru yang di putaran sebelumnya berhasil menduduki posisi kedua, kali ini harus puas berada di urutan keempat. Sedangkan posisi pertama berhasil diperoleh rival sekotanya yaitu Angger A.V dengan catatan waktu 8,040 detik disusul Eric Kristianto di posisi kedua. Sementara dragster asal Solo, Tatang berhasil menempati posisi ketiga dengan torehan waktu 8,488 detik.

Untuk kelas Sedan 1500 cc, podium berhasil didominasi oleh peserta asal Jawa Tengah yang tergabung dala tim SAR Speed. Podium tertinggi ditempati oleh dragster asal Klaten, Johan Farih dengan torehan waktu 9,077 detik. Sedangkan podium kedua dan ketiga ditempati dua dragster asal Solo, Gunawan Barbel dan Wawan.

Sayang, Johan yang juga turun di kelas Sedan 1700 cc harus puas berada di posisi keempat setelah torehan waktunya kalah dari dragster asal Medan, Akbar yang menempati podium tertinggi. Sementara Andreawan dan Harry Sakha berada di podium kedua dan ketiga

Selain diramaikan oleh pengunjung, Kejurnas Drag Race 2016 putaran enam ini juga dihadiri para pejabat. Seperti perwakilan Danlanud Gading Wonosari, Kol. Pnb. Bonang Banyuaji Gautama, Ketua DPRD Gunung Kidul, Suharno, SE, serta Sekretaris Pengprov IMI Daerah Istimewa Yogyakarta, Setyo Suparwanto. Turut pula hadir Biro Olahraga Mobil IMI Sumatera Barat, Nabiel Vitriady.