Pesto Autentico (10)

Suatu senja di penghujung hari yang padat, lelah kian menyergap. “Hmmm… Saya hanya butuh seteguk kenikmatan dari segelas Primitivo Merlot sebagai pelipur penat,” gumam saya mengiba. Yup, tidak perlu wine yang mahal. Yang penting semua rasa yang dibutuhkan ada dalam wine yang satu ini. Sayangnya, gunungan tugas yang belum terselesaikan membuat saya terpaksa bertahan di dalam cubical. Entah sampai kapan. Kalau sudah begini, saya wajib berkelit mencari siasat jitu agar bisa rehat sejenak untuk menyegarkan kepala sebelum mulai berkutat dengan tugas.

Pesto Autentico (33)

And yess… Niatan saya mendapatkan jawaban. Tetiba klien penting menelpon untuk mengajak meeting membahas strategi yang akan dilakukan pada aktivasi berikutnya. Alih-alih menolak lantaran tumpukan pekerjaan, saya langsung mengiyakan ajakan tadi. Lokasi meeting pun langsung ditentukan di resto Italia bernama Pesto Autentico. Alasannya, lokasinya yang ada di Upper Ground Floor, UOB PLAZA jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat mudah diakses baik oleh saya atau klien yang berkantor di selatan Jakarta. Menu yang disajikan pun saya yakin langsung membuat lidah berdecak pertanda puas. Namun sejatinya, yang paling penting adalah koleksi wine yang tersimpan rapih di wine cellarnya. Slurp..

Pesto Autentico (21)

Sejurus kemudian, kesan pertama yang di dapat kala sepasang Schuhe & Handwerk menjejak lantai kayu gerai yang beroperasi mulai jam 11.00 – 22.00 setiap Senin hingga Kamis dan 11.00 – 00.00 di Jumat sampai Minggu ini adalah konsep tata ruang romantic vintage. Konsep tersebut tampak harmonis dipadankan dengan pakem desain industrial yang mendominasi bagian langit-langit.

Pesto Autentico (18)

Menengok sekilas ke bagian kanan, terpampang apik pesona konsep open kitchen agar pengunjung bisa terbawa ke dalam nuansa dapur khas negeri pizza yang menyajikan ragam menu pasta favorit saya dan mungkin semua orang. Bahkan, Novelis asal AS bernama Elizabeth Gilbert mengakui dalam buku Eat, Pray, Love-nya  bahwa Italia memang patut dijadikan sebagai tempat untuk memanjakan perut. Yup. Italia adalah representasi surga kuliner yang kaya akan menu menggugah selera. Dan inilah cara mereka menikmati hidup.

Pesto Autentico (46)

Tidak perlu saya ceritakan jalannya meeting alot yang saya lakoni demi memuaskan si klien. Semua yang mereka katakan masuk telinga kiri dan langsung keluar lewat telinga kanan. Penyebabnya adalah semerbak aroma saus tomat yang seolah sengaja ditebarkan guna membuat perut pengunjung bergejolak sembari menelan ludah.

Pesto Autentico (42)

Tapi, jujur saja. Saya sedikit mengernyitkan dahi saat membaca daftar menu yang ada di Pesto Autentico. Tidak semua penganan dan kudapan saya kenal. Insalata Caprese, Anelli di Cipolla, Fritto Misto, juga Gnocchi Alla Sorrentina.. Apa itu? Memang kurang akrab di telinga sih… Tapi kalau di lidah? Hmm… Bisa jadi saya sudah kenal lama. Untung saja deretan camerieri dengan senyuman ramah tersungging di ujung bibir siap menolong pengunjung untuk mendeskripsikan deretan nama asing itu.

Pesto Autentico (62)

Untuk appetizer, gerai yang mengimpor juru masak langsung dari Italia ini menghadirkan opsi menu mulai dari Spiedini di bocconcini e prosciutto, Bresaola rucola e parmigiano hingga Frittura mista di pesce yang menyegarkan.  Beralih ke penganan jagoan, Anda dapat memilih ragam olahan pasta seperti spaghetti, fettuccine, penne, linguine, farfalle yang dikombinasikan dengan aneka saus. Mulai dari white wine sauce,  cream sauce, tomato sauce, dan pesto sauce yang dibuat otentik langsung begitu pesanan datang.

Pesto Autentico (10) a

Untuk pecinta pizza sekaligus penggila keju, kami merekomendasikan kudapan bertajuk Pizza Quattro Formaggi. Adonan roti pizza tipis yang crunchy dipadu dengan empat jenis keju Italia, yakni parmesan, mozzarella, fontina, dan pecorina romano membuatnya kaya rasa. Bayangkan saja, bagaimana rasa asin dan gurih dari kumpulan keju itu membaur di lidah tanpa ampun.

Pesto Autentico (83)

Ini yang epic! Apa yang ada di dalam benak Anda saat satu kilogram Beef Porterhouse Steak hadir di hadapan? Pasti langsung kenyang tanpa perlu Anda masukkan ke dalam perut. Tapi tunggu dulu, aroma daging dengan tingkat kematangan medium rare yang disajikan dengan potato wedges berbalutkan Balsamico Sauce benar-benar menggiurkan. Kualitas daging Australian premium beef yang hadir di depan muka membuat rahang tidak perlu bekerja lebih keras untuk mengunyahnya. Betul-betul empuk. 

Pesto Autentico (26)

Sayangnya kenikmatan itu harus berakhir tragis lepas mengecap aperitivo, antipasto, primo, contorno hingga dolce. Pasalnya ponsel untuk kesekian kalinya kembali berdering pertanda saya harus segera beranjak menuju ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan. Well, tak mengapa. Yang penting otak ini sudah menyegar dan hari kembali ceria berkat kudapan sedap dan wine berkualitas. Tapi yang pasti, saya akan kembali lagi ke sini untuk menjalani tugas yang lain. Menghabiskan satu kilogram daging bakar, sendiri. Mangia, Che Ti Passa..