Dakar Rally 2019 saat ini memasuki etape ketiga. Hamparan bukit berpasir sejauh mata memandang menjadi tempat para peserta yang berjibaku dari Arequipa menuju San Juan de Marcona.

Etape ini benar-benar menguras tenaga baik kendaraan pacu maupun pembalap dan navigatornya. Undakan bukit pasir yang memiliki tingkat blind spot besar di lintasan dan teriknya panas matahari, menjadi sebuah tantangan khusus bagi para peserta reli yang mengandalkan sistem navigasi ini.

Dalam kompetisi Dakar Rally, semua bisa terjadi. Baik insiden maupun keberuntungan mampu mengubah posisi klasemen sementara setiap harinya. Pada etape ini, di kelas mobil Stephane Peterhansel yang membesut MINI JCW dari tim X-Raid berhasil finish pertama dengan catatan waktu 3 jam 54 menit 31 detik.

Di belakangnya, Nasser Al-Attiyah dari Toyota Gazoo Racing SA mengakhiri balap etape tiga Dakar Rally 2019 dengan jeda waktu 3 menit 26 detik. Sedangkan juara di etape kedua kemarin, Sebastien Loeb, tersingkir dari 10 besar. Yazeed Al-Rajhi yang finis di urutan keempat juga harus melalui perjuangan yang tak mudah.

“Kami tersesat dua kali, dan setelah itu kami berencana untuk mengejar. Ini adalah bagaimana saya akhirnya menabrak batu. Saya pikir itu sudah berakhir. Tetapi tidak. Ada kerusakan pada roda kiri belakang. Kami terus maju dan tidak memperdulikan kerusakan. Pada akhirnya, ini adalah etape yang bagus,” cerita Yazeed pada situs resmi Dakar Rally 2019

Hasil etape 3 Dakar Rally 2019:
1. Stephane Peterhansel, X-Raid Mini JCW, 3 jam 54 menist 31 detik
2. Nasser Al-Attiyah, Toyota Gazoo Racing SA, +3 Menit 26 detik
3. Jakub Przygonski, Orlen X-Raid Team, +11 menit 47 detik
4. Yazeed Al-Rajhi, X-Raid Team +12 menit 50 detik
5. Dani Sola, FN Speed Team, +15 menit 32 detik