Jaguar Pinarello Dogma F8 f

Sejak eranya Williams Walmsley dan Sir William Lyons yang memproduksi sidecar alias sespan hingga melahirkan sedan premium di bawah payung Tata Motors, Jaguar menjadi salah satu merk yang sangat disegani. Beragam inovasi teknologi terkini telah mereka implementasikan pada model-model andalan yang beredar saat ini. Mulai dari Jaguar F-Type, XF, XK hingga model R.

Jaguar Pinarello Dogma F8 a

Tidak mau terlena dalam gemerlap ranah otomotif, Jaguar melakukan beberapa gebrakan dengan menghadirkan speedboat tahun lalu dan yang paling anyar adalah memproduksi sepeda. Walau terkesan ketinggalan dibanding pabrikan mobil lainnya, namun mereka mengklaim bahwa kereta angin yang dihasilkannya bersama Team Sky dibekali dengan fitur-fitur canggih.

Jaguar Pinarello Dogma F8 b

Untuk frame Jaguar sengaja mencomot Dogma 65.1 yang diproduksi oleh Pinarello. Frame carbon fiber ini diyakini memiliki keunggulan di sektor performa, kekuatan dan presisi. Nilai plus tersebut membuat teknisi dan desainer Jaguar cukup sedikit memulas sedikit di batangan frame, seat post, garpu depan serta derailleur alias sistem transmisi, kemudian memasangnya di frame untuk menghasilkan efisiensi di sektor aerodinamika. Setelah selesai, sepeda tersebut kemudian diuji di Computational Fluid Dynamic Processor milik Jaguar sebanyak 300 kali sebelum diverifikasi di terowongan angin.

Jaguar Pinarello Dogma F8

Hasilnya, Pinarello Dogma F8 yang keluar dari dapur Jaguar, 26,1% lebih aerodinamis ketimbang Dogma 65.1 standar. Nah, sekarang tinggal tugas Team Sky yang akan memacunya di Tour de France untuk menggondol yellow jersey di tiap tahapan sebelum menjadi juara umum gelaran yang akan dihelat Juli mendatang.