Dengan mengambil tema “Your Heart Will Race,” ajang pameran otomotif akbar Tokyo Motor Show (MTS) 2015 bakal menyuguhkan perkembangan otomotif terkini, mulai 29 Oktober hingga 8 November 2015 nanti. Tak kurang dari 160 exhibitor yang berasal dari 11 negara akan ikut ambil bagian pada penyelenggaraan MTS ke-44.

Sebagai tuan rumah, tercatat ada 15 brand dari 14 pabrikan domestik Jepang yang akan memamerkan mobil penumpang, niaga, dan sepeda motor. Sementara, dari mancanegara ada 16 pabrikan dengan 26 brand.

Nama-nama besar seperti Fiat Chrysler Automobiles Group (FCA) dengan brand Alfa Romeo, Fiat, Jeep, Abarth sudah dipastikan hadir. Termasuk DS Automobiles of France serta Mercedes-Maybach.

Sementara itu, produsen Bavaria lainnya, BMW akan memanfatkan TMS 2015 untuk mengenalkan model yang mereka klaim sebagai road car tercepat yang pernah mereka, yakni BMW M4 GTS.

Selain jajaran produk anyar dari Benua Biru yang menyilaukan, produsen domestik Jepang jelas patut mendapat sorotan. Kalau melihat bocoran-bocoran line-up yang telah mereka siarkan dalam beberapa waktu belakangan, tampaknya MTS 2015 benar-benar akan bernuasan sangat futuristik.

Coba saja tengok Honda FCV yang akan menjalani primernya di TMS 2015. Honda FCV didapuk sebagai bentuk paling dekat dengan produksi massal mobil berbahan bakar hidrogen dari Honda. Belum lagi, Subaru Viviz, SUV hibrida disel-elektrik yang sekaligus akan jadi gambaran mobil otonom Subaru di masa depan.

Tak ingin ketinggalan, Mazda juga menyiapkan gebrakan di TMS 2015. Mereka akan menyibak tabir sports car yang diprediksi merupakan MX-5, berbekal new rotary-engine yang identik dengan milik Mazda RX. Lalu, ancaman bagi pabrikan Eropa seperti Mercedes-Benz dan BMW datang dari Lexus dengan konsep barunya yang dilabeli “future vision of progressive luxury.”

Penggemar mobil Jepang juga akan menyaksikan Honda Civic Type R, hot hatch yang diproduksi di Tanah Britania namun dieskpor ke pasar domestik Jepang. Fakta lainnya, TMS 2015 akan menjadi momen kembalinya Abarth ke ajang ini setelah absen selama delapan tahun.

Selain Paris, Geneva, Detroit, dan Frankfurt, Tokyo memang telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kiblat otomotif dunia. Tergambar dari kesuksesan Japan Automobile Association, selaku penyelenggara TMS menggaet ribuan pengunjung. Tahun ini mereka bertekad untuk melampaui total pengunjung TMS ke-43 yang menembus angka 902.800 pengunjung.