Satu abad lalu, tepat pada 30 Januari 1920, Jujiro Matsuda merintis perusahaan yang bernama Toyo Kogyo Co Ltd di Hiroshima Jepang. Selang beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1927 silam, perusahaan yang awalnya memroduksi gabus tersebut mulai membuat peralatan mesin. Hingga akhirnya perusahaan berganti nama menjadi Mazda yang dipakai dan dikenal hingga saaat ini sebagai perushaaan manufaktur kendaraan.

100 tahun sudah perusahaan membesarkan nama Mazda hingga saat ini. Dalam suatu selebrasi untuk memperingati 100 tahun keberadaannya hingga hari ini di auditorium prinsipal Mazda di Hiroshima, Akira Marumoto, Representative Director, President & CEO Mazda menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pemangku kepentingan di perusahaan yang telah mendukung Mazda hingga hari ini.

Ia juga amenyampaikan apresiasi terbesarnya kepada konsumen, dealer, pemasok suku cadang dan mitra bisnis yang telah membuat Mazda terdistribusi di lebih dari 130 negara di dunia. “Kami telah mempersiapkan diri untuk menatap ke depan untuk kembali mencapai 100 tahun berikutnya. Kami akan memperkuat hubungan dengan sesama dan bekerja sama dan terhubung dengan perusahaan kami yang akan terus menciptakan produk, teknologi dan pengalaman unik yang disukai oleh pelanggan kami,” ujar Marumoto.

Di Indonesia, nama Mazda mulai hadir pada 1965 silam lewat model B600 yang kini populer dengan sebutan Mazda kotak sabun. Mazda di Indonesia pun sempat mengalami masa kejayaan pada medio 1980 – 1990 lewat beberapa modelnya.

Di usianya yang ke 100 ini, Mazda berencana untuk mengucapkan terima kasih sepanjang tahun untuk ikut serta dalam Geneva International Motor Show di Maret 2020 dengan tema “ulang tahun keseratus”. Mazda pun kaanmengadakan Mazda Open Day di kantor usat Mazda pada 22 – 24 May 2020 mendatang.