Terpisahnya waktu pelaksanaan pameran otomotif IIMS dan GIIAS tahun ini memberi keuntungan tersendiri bagi para produsen kendaraan bermotor di Indonesia. Karena dengan begitu, produsen bisa lebih leluasa dalam menerapkan strateginya berdasarkan sumber daya yang dimiliki.

Hal itu diakui Hendrayadi Lastioso, Marketing and CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation. “Di IIMS 2015 Daihatsu absen karena waktu itu GIIAS dan IIMS digelar pada waktu yang bersamaan. Sehingga, kita tidak bisa melakukan dua-duanya,” ucapnya di Jakarta, Selasa (15/3).

Namun, Hendrayadi memastikan kalau pihaknya akan menebus kealpaan tahun lalu dengan turut meramaikan pergelaran yang akan berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta selama tanggal 7 sampai 17 April mendatang. “Di IIMS 2016 Daihatsu akan hadir,” imbuh Hendrayadi.

Dengan adanya dua pameran yang sama besar, berarti produsen juga dituntut untuk memutar otak agar tetap bisa memberikan suguhan yang segar. Maka, pembagian fokus pun dilakukan guna mencapai hasil yang seimbang.

“Di IIMS 2016 Daihatsu akan lebih fokus kepada ‘hard selling’. Intinya, kita ingin memberikan penawaran-penawaran menarik. Sedangkan, di GIIAS kita akan lebih mengarah kepada ‘brand image building’,” sambung Hendrayadi.

Keputusan menggeber penjualan di IIMS, yang notabennya berlangsung pada awal tahun memang mau tidak mau harus dilakukan oleh para produsen. Mengingat, jumlah penjualan pada periode ini yang dinilai belum memuaskan. Ambil contoh, jumlah penjualan mobil sepanjang Januari 2016 yang turun 9,9 persen dibandingkan periode yang sama di 2015.

Langkah yang sama juga akan dilakoni merek-merek lain. Ambil contoh, Hyundai yang juga mengutarakan rencananya mempertajam lini penjualan khusus di IIMS 2016. “Tentunya kami juga akan memanfaatkan event IIMS ini untuk ‘hard selling’,” kata Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia. Caranya, dengan mengedepankan kemudahan-kemudahan pembelian serta ‘gimmick’ menarik.