Konsumen kini lebih berani dalam memilih warna kendaraan incarannya. Seperti yang kerap terlihat di jalan, kini warna-warna tak lazim dari mobil baru mulai banyak digunakan oleh para pengguna mobil baru.

Produsen pun lebih percaya diri dalam menawarkan pilihan warna yang lebih atraktif terhadap calon konsumennya. Bahkan, beberapa pabrikan mengakui warna yang menjadi best seller, adalah bukan yang warna standard.

Dari sisi pabrikan mobil, warna merah yang disebut Soul Red oleh Mazda diakui lebih laris ketimbang warna lain seperti putih dan hitam. Hal ini diamini oleh Fedi Dwi Parileksono, Public Relation Head PT Mazda Motor Indonesia yang menyebutkan warna Soul Red pada produk CX-5, memang lebih dipilih konsumen dibanding warna lain yang ditawarkan. Sayangnya karena keterbatasan unti berwarna lebih mahal Rp 2,5 juta tersebut, akhirnya konsumen mengalihkan pilihannya ke warna lain.

“Pada Mazda 2, jika di persentasekan, warna merah mencapai 35% dari seluruh unit terjual. Sementara warna lain putih sebanyak 32% dan sisanya hitam, abu-abu dan silver,” tambah Fedy.

Hiroyuki Fukui, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor mengungkapkan pertama kali saat datang ke Indonesia beberapa tahun lalu, mayoritas warna mobil di dominasi oleh hitam, silver dan putih. Kini seiring meningkatnya gaya hidup, konsumen lebih berani dan lebih bergaya dalam memilih warna untuk mobilnya.

“Hal ini yang membuat kami percaya diri untuk menghadirkan warna atraktif di setiap produknya, seperti warna oranye pada All New Yaris dan All New Sienta,” ungkapnya beberapa waktu lalu saat acara penyerahan Sienta ke konsumen di Jakarta.

Jadi jangan heran, jika di jalanan kota-kota besar kini lebih berwarna akibat mulai banyaknya mobil-mobil berwarna cerah yang berseliweran.