Qarrar Firhand Ali dari Tanada Racing berhasil membuktikan konsistensinya di lintasan balap meski sempat libur beberapa bulan akibat pandemi COVID19. Dalam dua sesi latihan bersama Eshark Rok Cup 2020 Round 3 dan Round 4, Sabtu – Minggu, 5 – 6 September 2020, Al panggilan akrab pembalap berusia 9 tahun itu berhasil menyapu bersih piala di kelas Cadet dan Mini Rok yang diikutinya.

Di Round 3, Eshark Rok Cup 2020, Sabtu (5/9), Qarrar berhasil menjadi yang terdepan di kelas Cadet dan Mini Rok serta berhasil memboyong trpfi Fastest of the Day. Namun di hari kedua, yakni Round 4 Eshark Rok Cup 2020, Minggu (6/9), Al harus puas di posisi kedua kelas Mini Rok namun masih menjadi yang terdepan di kelas Cadet.

Faris Luthfi, Manager Team Tanada Racing mengemukakan, posisi kedua yang ditempati Al saat balapan kelas Mini Rok hari kedua merupakan kesalahan yang dilakukan oleh Al sejak awal. Dari selepas start, Qarrar sudah melorot ke posisi empat dari grid satu.

“Setelah terbuang ke posisi keempat, ia berhasil masuk ke posisi kedua, bahkan sempat menempati posisi paling depan. Namun ya namanya balapan, terjadi susul2an hingga finish terbilang wajar. Mungkin sesi kali ini Al kurang beruntung,” jelas Lutfi.

Lutfi menambahkan, meski Qarrar melakukan beberapa kesalahan pada sesi latihan bersama Eshark Rok Cup 2020 Round 4, namun kemampuan dan semangatnya terbilang terus meningkat. Kemauan untuk mengejar kedepan dan cara mengambil posisinya pun semakin matang.

Keberhasilan Qarrar Firhand Ali memboyong trofi juara pertama pada Eshark Rok Cup 2020 Round 3 dan Round 4, Sabtu – Minggu, 5 – 6 September 2020 diganjar tiket final Eshark Rok World Champion di Italia mendatang. Tentunya ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi pembalap nasional yang masih belia ini untuk dapat berlaga di kejuaraan internasional.