Fitur keselamatan merupakan sebuah hal penting yang patut ada di mobil zaman sekarang. Dengan begitu baik pengemudi maupun penumpang dapat terjamin keamanannya saat berkendara.

Perolehan peringkat dengan bintang tertinggi dalam uji tabrak mobil baru atau New Car Assessment Program (NCAP), menjadi parameter sebaik apa perlindungan yang diberikan dari sebuah mobil untuk pengemudi dan penumpangnya.

Crash Test Mitsubishi XPander

Dalam sebuah uji tabrak tingkat Asia Tenggara tau ASEAN NCAP, Mitsubishi Xpander meraih skor empat bintang. Artinya, MPV racikan fasilitas perakitan Mitsubishi Motors di Cikarang, Jawa Barat tersebut masuk dalam kategori yang cukup aman. Mobil ini hanya minus satu dari skor tertinggi untuk uji tabrak, yakni lima bintang.

Secara umum fitur keselamatan pada mobil terbagi menjadi dua, yaitu aktif dan pasif, baik aktif maupun pasif keduanya ada di Mitsubishi Xpander bikinan lokal yang juga sebagian unitnya sudah di ekspor ke mancanegara. Keduanya berfungsi mengantisipasi potensi kecelakaan atau jika sudah terjadi fitur keselamatan itu mampu meminimalisasi dampak fatal.

Fitur keselamatan aktif bekerja sebelum atau mencegah terjadinya kecelakaan. Fitur keselamatan ini bekerja secara kompurterisasi, sebelum mobil hilang kendali atau akan menabrak. Adapun fitur-fitur keselamatan aktif adalah Antilock Braking System (ABS), Brake Assist (BA), Electronic Brake force Distribution (EBD), Active Stability Control (ASC), dan Hill Start Assist (HSA).

Sedangkan fitur keselamatan pasif bekerja ketika mobil terkena benturan atau kecelakaan. Ada banyak fitur pasif, beberapa di antaranya adalah Supplemental Restraint System (SRS) Airbag, sabuk keselamatan dengan Pretension dan Force Limiter, serta Isofix atau pengait pada kursi baris kedua untuk mengunci bangku anak-anak.

Active Stability Control mencegah terjadinya over steer ataupun under steer saat manuver Termasuk struktur rangka bodi RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) pada mobil Mitsubishi Xpander. Ini adalah teknologi rangka body yang dibuat dari High Tensile Metal, sehingga bagian dalam kabin terlindungi dari benturan karena rangkanya lebih kuat.

RISE ini merupakan kesatuan antara body dan sasis untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Efektif menyerap energi tabrakan dari segala arah (depan, belakang, samping). untuk meminimalisir kerusakan dan menjaga penumpang dalam kabin tetap aman. Dalam tabrakan hebat, fitur ini menjaga bentuk interior tetap utuh, sehingga kemungkinan selamat pada penumpang menjadi lebih besar.

Selain itu, ada juga fitur Pedestrian Protection yang dibuat sedemikian rupa agar lebih aman bagi pejalan kaki. Fitur ini merupakan struktur peredam energi benturan di kap mesin, bumper, dan fender untuk minimalisir deformasi akibat benturan serta minimalisir cedera bagi pejalan kaki.

Fitur ini mampu menekan dampak kecelakaan terhadap pejalan kaki melalui built impact-absorbing di material kap mesin dan bumper depan. Dalam kasus ketika terjadi tabrakan, cidera diminimalkan dengan bentuk depan yang akan membulat dan terbuat dari bahan non-logam.

Boediarto, Head of Technical Service & CS Support Department PT MMKSI dalam sebuah kesempatan berkomentar, keamanan saat berkendara merupakan hal utama. Sebuah produk tidak cukup hanya menawarkan kenyamanan, design yang bagus, dan mesin yang andal, namun harus punya fitur keamanan yang sangat penting untuk sebuah mobil keluarga. Dengan begitu akan menjadi sebuah nilai plus di kelasnya dan membawa produk tersebut ke level yang lebih tinggi sebagai sebuah mobil keluarga.