2020 jelas tahun yang sulit bagi hampir seluruh umat manusia. Pandemi membuat segala rencana dan upaya yang akan terselenggara di 2020 menjadi tertunda. Bahkan batal.

Tapi dibalik pahitnya perjalanan sepanjang 2020, ada sebuah cerita manis dari seorang pembalap karting cilik Qarrar Firhand Ali yang berhasil menyabet gelar Juara Nasional Gokart 2020. Keberhasilannya berkompetisi ditengah pandemi, patut mendapatkan acungan jempol.

Tahun ini usia Qarrar atau Al ia biasa dipanggil baru menginjak 9 tahun. Namun siapa yang menyangka bila siswa Sekolah Dasar ini berhasi menjadi Juara Nasional gokart di dua kelas yang diikutinya, yakni Cadet dan Mini Rok, setelah ia melalui enam seri Eshark Rok Cup 2020.

Untuk mendapatkan gelar kebanggaan yang diimpikan oleh seluruh pembalap Indonesia, cabang olahraga manapun, Al harus berjibaku melawan beberapa hal, selain lawan kompetisinya di lintasan. Misalnya jadwal balap yang tertunda bahkan berubah-ubah akibat pandemi, faktor cuaca seperti panas terik dan hujan deras seperti yang mengguyurnya di seri pamungkas lima dan enam serta ketahanan fisiknya.

Diluar jadwal kesehariannya bersekolah di rumah, Al juga dituntut untuk berlatih fisik demi memperkuat staminanya. Hal ini sudah dijalaninya sejak awal ia balapan, dua tahun lalu. Menunya adalah jogging, berenang dan tinju.

Sebagai seorang anak berusia 9 tahun, ia masih tetap ingin bersenang-senang bersama kawan sebayanya. Main bola misalnya, ia kerap meluangkan waktu untuk bermain bola selepas balap bersama kawannya di sirkuit.

Namun dibalik kesenangan yang ia inginkan, Al juga menyimpan ambisi untuk menjadi pembalap kenamaan di masa depan. Karir ini ia mulai dari balap karting.

Sejak usia 7 tahun, Al sudah memulai berlatih gokart. Sejak haari ia memulai berlatih hingga kini, Al sudah mengenyam beberapa pengalaman di lintasan gokart baik dalam negeri maupun luar negeri.

Berlatih gokart sejak dini, nyatanya menumbuhkan semangat juang Al di lintasan karting, apapun yang dihadapinya. Buah dari semangat yang besar untuk menjadi yang terdepan dan tercepat, ia petik di sebuah akhir pekan, Sabtu – Minggu (31/10 – 1/11) lalu. Al resmi menyandang predikat Juara Nasional Gokart 2020 untuk kelas Cadet dan Mini Rok.

Di akhir balap, selepas seremoni penyerahan piala pada Minggu (1/11), Al yang didampingi oleh Faris Lutfi manajernya di Tanada Racing, mengaku sangat bersyukur dengan apa yang baru saja dicapainya tahun ini. “Alhamdulilah diberi rejeki dua gelar. Terima kasih buat semua yang telah mendukung saya, orang tua, tim Tanada Racing dan semua pihak,” ujar Al.