“Vision is the art of seeing what is invisible to other,” Quote terkenal dari Jonathan Swift tersebut tampaknya benar kala melihat cerita tentang General Motors hampir setengah abad ke belakang. Sebuah visi dari GM di kala itu ternyata menjadi sanggup menjadi kenyataan, tepatnya sedang menuju ke arah yang semakin nyata.General Motors Motorama adalah sebuah auto show yang dihelat oleh GM dari tahun 1949 hingga 1961. Tujuannya adalah untuk menggenjot penjualan dengan mengumpulkan orang banyak melalui sebuah acara penuh pemikat berupa pajangan prototype unik, kendaraan konsep atau gimmick-gimmick lainnya. Dan visi yang akan dibicarakan di sini terjadi kala sebuah film promosi diputar di tahun 1956.

Film tersebut bercerita tentang sebuah keluarga yang jenuh akan kemacetan. Dalam kebosanannya, sang anak berandai-andai apabila mereka dapat maju ke waktu 20 tahun ke depan dan ingin merasakan bagaimana berkendara di waktu itu. Voila! khayalan tersebut terwujud dan beberapa diantaranya adalah apa yang sudah kita alami sekarang. Berikut ulasannya:

GM Motorama GMap1. Siri dan Google Maps
Kala sudah maju ke depan, sang anak berkomunikasi dengan sebuah menara pengawas melalui sebuah gelombang radio. Sang anak menanyakan rute terepat untuk menuju ke tempat tujuan kepada petugas di menara pengawas. Sang petugas pun mengecek komputernya dan melihat rute yang paling mudah dan jauh dalam sebuah map virtual. Ya, itulah Siri- CarPlay dan Google Maps, dimana hanya dengan modal suara kita dapat menyuruh mobil untuk melakukan yang kita pinta dan Google Maps yang dapat menyediakan rute terdekat mencapai tujuan.

GM Motorama OnStar
2. OnStar
OnStar adalah sebuah aplikasi yang dapat membeberkan data personal kendaraan langsung pada smartphone. Hal itulah yang sudah dipikirkan dalam film GM dimana sang ayah bertanya kepada kendaraan dan dijawab dengan data-data akurat seperti bahan bakar, tekanan ban dan juga temperatur mesin.
GM Motorama family
3. Mode Self-Driving
Sekarang perusahaan sudah berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi dimana kendaraan dapat berjalan sendiri.  Sebut saja Mercedes-Benz dengan truknya dan Audi dengan uji coba jarak jauh tanpa awak. Semuanya sudah dibayangkan di film ini usai sang anak memilih rute, sang ayah segera mensinkronisasikanfrekuensi  kecepatan dan arah dengan menara pengawasnya. Selanjutnya setir kemudi dilepas dan sang ayah dapat segera berbicang-bincang dengan keluarganya sembari menikmati kudapan-kudapan.

GM Motorama Cortana
4. Cortana
Di akhir cerita, obrolan mereka diganggu oleh sebuah iklan, atau lebih tepatnya oleh siaran yang memberitahu bila ada penginapan di dekat rute mereka yang menyediakan makanan enak. Kemudian sang pemuda pun mengajak keluarganya mampir dan mematikan mode otonom kendaraan. Model tersebutlah yang sekarang coba ditawarkan Windows Phone melalui Cortana. Asisten pribadi yang akan membantumu dalam segala situasi, termasuk untuk mengetahui hal-hal terbaru dan tempat-tempat asyik di dekatmu.

Link Video: https://www.youtube.com/watch?v=Rx6keHpeYak&feature=youtu.be