Kendati mendapat kecaman keras dari Jaguar Land Rover atas duplikasi model Range Rover Evoque, produsen mobil lokal Cina, Landwind, masih terus memasarkan model X7 di negara setempat. Bahkan tanpa takut, Landwind terus mengembangkan produk Sport Utility Vehicle (SUV) jiplakannya tersebut dengan menghadirkan varian terbaru dari model X7 tersebut,

Pabrikan controversial asal negeri Tirai Bambu ini sedikit mengubah varian terbaru dari Landwind X7 yang rencananya akan mulai dipasarkan Agustus mendatang. Diantaranya desain baru pada lampu depan dan kisi-kisi samping.

Bumper depan juga diubah dan dibuat lebih sporty ketimbang generasi sebelumnya. Mobil ini terlihat lebih ramping berkat ubahan pada lampu belakang. Knalpotnya juga dibuat lebih besar, sehingga memberi kesan gahar.

Meskipun sekilas mirip, namun sumber tenaga Landwind X7 sungguh sangat berbeda dengan milik SUV lansiran grup jaguar Land Rover (JLR) tersebut. Yakni mesin bensin empat silinder 1.5 liter yang dilengkapi dengan Turbocharger bertenaga 160 dk dan opsi mesin bensin empat silinder 2.0 liter Turbocharger bertenaga 190 dk.

Meskipun menuai kontroversi, para pengusaha otomotif lokal Cina nampaknya tak khawatir dengan tuntutan yang mungkin dilayangkan ke pihaknya di kemudian hari. Mobil ini masih akan terus dibuat dan dipasarkan seharga 100 ribu Yuan atau setara Rp 196 juta.