Di Indonesia, pengguna merek Chevrolet identik dengan keakrabannya dalam berorganisasi. Sebagai sebuah brand yang telah dikenal luas di Indonesia, para pecinta Chevrolet di berbagai wilayah kerap berkumpul dan membentuk komunitas untuk mempererat keakraban dan wujud ekspresi atas kecintaan terhadap Chevrolet dan dunia otomotif.

Sepanjang 2017 lalu, tujuh komunitas Chevrolet dengan ribuan peserta telah mengadakan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk touringfamily gathering, dan perayaan ulang tahun komunitas. Tujuh komunitas tersebut antara lain komunitas Chevrolet Trailblazer Indonesia (TBZI), komunitas pecinta mobil Chevrolet Trax atau dikenal dengan sebutan T-Rax, komunitas Chevrolet Spin Indonesia (CSI), Chevrolet Estate Opera (CEO), Captiva Chevy Club (3C), Blazer Indonesia Club (BIC), dan AVEO Club Indonesia (ACI).

Kegiatan di tahun 2017 dibuka oleh Trailblazer Indonesia (TBZI) melalui kegiatan bertajuk Ericsson Customer Support Family Gathering. Beberapa komunitas pun menyelenggarakan perayaan ulang tahun, seperti ulang tahun keempat Chevrolet Spin Indonesia (CSI) di bulan Oktober dan perayaan ulang tahun kedelapan Chevrolet Estate Opera (CEO) di bulan Desember lalu.

Selain itu, berbagai rangkaian touring juga telah dilaksanakan oleh komunitas–komunitas pecinta Chevrolet, seperti touring bertajuk “Zero to Hero”, yang diselenggarakan oleh salah satu klub SUV terbesar dan tertua di Indonesia, Blazer Indonesia Club (BIC), di bulan November 2017 dengan rute tempuh Sabang (Aceh) sebagai titik nol Indonesia, hingga Kota Pahlawan (Surabaya), touring T-RAX di Garut, serta touring to Soroako oleh CSI Sultan.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan konsistensi teman-teman komunitas pecinta Chevrolet untuk selalu mengadakan kegiatan yang melibatkan kendaraan-kendaraan Chevrolet. Dukungan para pencinta Chevrolet telah ikut serta membangun merek Chevrolet. Hal ini menunjukkan besarnya kepercayaan teman-teman komunitas terhadap produk Chevrolet”, ungkap Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs & Communications Director, GM Indonesia.

Captiva Chevy Club (3C), komunitas pecinta Chevrolet yang berdiri sejak 2009, juga telah secara aktif mengadakan kegiatan-kegiatan menarik sepanjang 2017,  termasuk melakukan lebih dari 30 kegiatan touring di Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam, serta lebih dari 20 program kerja dan bakti sosial di berbagai lokasi bersamaan dengan kegiatan touring.

Touring telah menjadi kegiatan yang paling mencuri perhatian, karena memberikan kesempatan bagi anggota komunitas untuk menjajal Chevrolet Captiva mereka di jalur-jalur yang unik. Di penghujung 2017 lalu, komunitas 3C kembali mengadakan dua touring berskala nasional yang melibatkan lebih dari 80 anggota komunitas.

Kedua kegiatan touring ini terbagi menjadi Touring Besemah (21-27 Desember 2017) dan Touring 3C Borneo Overlanding (20 Desember – 5 Januari 2017). Touring Besemah telah diikuti oleh anggota komunitas dari berbagai chapter di Indonesia dengan total 25 kendaraan dan 75 peserta.

Touring Besemah dilakukan untuk mengeksplor jalur lintas Sumatera sepanjang 2.500km (pulang-pergi) dan membuktikan ketangguhan kendaraan Chevrolet Captiva. Sedangkan Touring 3C Borneo Overlanding “3 Negara 5 Pulau 5 Provinsi” memilih untuk mengelilingi Pulau Kalimantan dengan melewati Pulau Sebatik sebagai tujuannya. Touring 3C Borneo Overlanding melibatkan 15 peserta dan 7 kendaraan dengan jarak tempuh sejauh 7.587 km (pulang-pergi).

“Kegiatan touring berskala nasional ini menjadi agenda penting dalam rangka menutup rangkaian kegiatan yang telah kami lakukan selama tahun 2017. Dengan mengusung konsep family-oriented adventure, kegiatan ini tidak hanya mempererat rasa persaudaraan antar anggota, namun meningkatkan apresiasi akan  keindahan alam dan keanekaragaman budaya Indonesia yang luar biasa. Ketangguhan dan performa Chevrolet Captiva juga terbukti selama perjalanan dilakukan, hal ini menjadi kepuasan tersendiri bagi kami terhadap produk Chevrolet”, tutup Budi Harnata, Ketua Umum Komunitas 3C.