Walaupun masa pandemi seperti saat ini jiwa Nasionalisme wajib tetap tertanam di dalam diri kita. Seperti yang terlihat di wilayah Jawa Barat. Empat jempol pantas mereka dapatkan atas kegiatan di hari kemerdekaan Indonesia.

“Sebetulnya kegiatan ini dadakan, karena kami tidak mau kalah seperti tahu bulat. Selain itu, kondisi pandemi yang masih menjadi teror pun jadi alasan kami untuk tidak menggembar -gemborkan acara, tapi respon dari para penggemar Vespa di Purwakarta cukup antusias, makanya kegiatan ini kami beri nama Komunitas Vespa Purwakarta untuk mewakili semua para penggemar Vespa di Purwakarta,” ungkap Choeru Zamzami, penggiat komunitas Vespa di Purwakarta.

Sebelum acara puncak yang digelar di Leuweung Seni, Purwakarta, beberapa kegiatan kemanusiaan dengan bekerja sama dengan ARescue Purwakarta juga digelar seperti membagikan masker dengan menggunakan APD kepada masyarakat umum.

“Acara yang kami lakukan sebetulnya sederhana, karena kami hanya berkendara keliling kota dengan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), kemudian membagikan masker kepada masyarakat umum, sekaligus mengajak dan mengingatkan mereka tentang pentingnya fungsi masker di masa pandemi seperti sekarang ini,” beber pria yang akrab dipanggil Heru ini.

Peserta juga memberikan bahan pokok makanan kepada masyarakat yang kurang mampu di Purwakarta. Selain itu komunitas Vespa Purwakarta menggelar kegiatan seni pencak silat, pencak silat ini adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang harus dijaga, termasuk dijaga oleh para komunitas penggemar Vespa ini.

“Karena ini acaranya Komunitas Vespa Purwakarta, yang artinya tanpa melihat klub mana pun, jadi kami pun ikut andil dan memeriahkan. Pasalnya dengan kegiatan seperti ini, membuktikan bahwa perkumpulan komunitas Vespa ini mempunyai rasa kepedulian terhadap sesama, juga kegiatan yang dilakukannya selalu ke arah yang positif,” bilang Hendrianto, perwakilan dari STB dan VPC (Vespa Police Community) Purwakarta.

Pria yang akrab dipanggil Bombom ini berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi komunitas otomotif lainnya. Juga membuktikan jika dimasa pandemi seperti ini beberapa komunitas Vespa di Purwakarta bisa tetap membantu masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada pihak-pihak seperti ARescue, Dinas Kebudayaan Purwakarta, Forum Komunikasi Vespa Purwakarta, serta 2D Dadan Didin yang memakili seniman di Purwakarta,” pungkas Heru.