Retro Classic Cycles yang dimotori oleh builder kawakan Lulut Wahyudi tak ada hentinya bekreasi. Kali ini mereka memamerkan sebuah motor custom bermesin VW (Volkswagen). Diberi nama Volkswagen Motorcycle, motor tersebut jadi pusat perhatian dalam ajang Jogjakarta Volkswagen Festival 2017 (JVWF).

Berbasis mesin VW 1600 dual port, Lulut meracik frame DOM tubing 1,25 dan 1,5 inci serta sudut rake 30 derajat untuk bisa mendudukkannya dengan mempertimbangkan akurasi antara dimensi dan bobot mesin untuk menjadi sumber tenaganya. Pekerjaan lainnya tentu merancang ulang sistem transmisi karena dibuat pengoperasiannya seperti mengendarai motor pada umumnya.

(Baca juga: Harley-Davidson WLD 1937: Milwaukee Legacy)

Mekanisme kopling misalnya, dipindahkan ke bagian setang secara hidraulic agar bisa dioperasikan layaknya motor. Tentunya, ini butuh modifikasi khusus yang semuanya dikerjakan maraton di Retro Classic Cycles. Begitu juga halnya dengan transmisi yang ditempatkan di kaki dengan mekanis khusus sebanyak 4–speed. Sementara transaxle motor custom bermesin VW ini dikembangkan juga oleh tim Retro Classic Cycles.

“Motor ini saya persembahkan untuk dunia kustom kulture Indonesia dengan memanfaatkan kesukaan saya terhadap VW untuk selanjutnya dibuatkan dalam sosok motor kustom. Semua rancangan frame hingga modifikasi bagian transmisi kami kerjakan di bengkel dengan berbagai akurasi yang tetap bertujuan agar tetap nyaman dikendarai,” sebut Lulut.

Menonjolkan craftmanshift dari motor ini, semua bagian bodi terbuat dari bahan aluminium dikombinasikan warna Red Flat untuk konstruksi frame serta aksen artwork berupa pinstriping dan lettering karya Danny Hacka.

Lulut menambahkan bahwa semua pengerjaan yang dilakukan terhadap motor ini membuktikan kreativitas anak bangsa terhadap dunia kustom kulture yang tak mengenal ruang dan batas. “ Kita ingin membuktikan melalui Volkswagen Motorcycles ini, bahwa sebuah karya lahir dari pemikiran dan proses hasil sumber daya yang dimiliki Indonesia. Bagaimana melahirkan karya yang tidak biasa berdasarkan pengalaman dan dedikasi terhadap dunia otomotif Indonesia. Mari kita membangun dengan karya,” sebut Lulut.

Menjaga performa saat dikendarai, motor dengan mesin VW tersebut ditopang fork depan teleskopik 41mm hardchrome dari Mid USA serta bagian belakang Ohlins adjustable. “Volkswagen Motorcycles Built in Hell by retro Classic Cycles” dikerjakan dalam waktu singkat hanya dalam tempo kurang lebih sebulan.