Rio Haryanto mengaku terkesan dengan laju perkembangan kejuaraan Formula 1. Hal itu ia utarakan setelah memacu mobil balap MR03B milik tim Manor Marussia pada uji coba ban Pirelli di Abu Dhabi minggu lalu.

“Mobil sekarang punya banyak perbedaan, terutama sehubungan pengembangan mesin baru,” ungkapnya, seperti ditulis situs Crash, Selasa (8/12). Rio menambahkan, hal tersebut membuat dirinya harus melakukan penyesuaian, khususnya pada manajemen mesin.

Kendati demikian, Rio tidak mengahadapi masalah berarti dan berhasil menjaga catatan waktunya dengan mobil spesifikasi 2014 yang menggunakan mesin Ferrari.

Pada uji coba tersebut Rio menyelesaikan 56 putaran dengan catatan waktu terbaik 1 menit 49 detik. Lebih cepat 0,068 detik jika dibandingkan Jordan King yang juga menjadi pembalap penguji tim Manor Marussia.

Pembalap berusia 22 tahun tersebut merupakan salah satu nama yang disebut-sebut bakal mengisi dua slot pembalap Manor Marussia pada musim depan. Uji coba di Abu Dhabi ini merupakan tahap final sebelum tim Manor Marussia melakukan pembenahan besar-besaran, terutama proses transisi ke mesin Mercedes-Benz.

“Jelas ini merupakan tes Pirelli, jadi program ini ditentukan oleh mereka, tapi saya sangat senang dengan pekerjaan yang saya lakukan dan sangat senang jika mendapat kesempatan berikutnya untuk mengendarai mobil Formula 1 dan menunjukkan apa yang bisa saya lakukan,” jelasnya.

Kesempatan Rio untuk berlaga di ajang Formula 1 terbuka lebar. Asalkan dirinya berhasil mendatangkan sponsor yang mau menggelontorkan dana senilai 15 juta euro. Beberapa pihak dikabarkan sudah bersedia untuk menjadi sponsor.

Seperti sponsor Rio di GP2, Pertamina, yang menyatakan kesediaannya membantu sebesar 5 juta euro. Berarti Rio tinggal menunggu pihak lain yang mau menutupi kekurangannya, yakni sebesar 10 juta euro.

Teks : Mada Prastya | Foto : Crash