Dunia sedang berubah dan Rolls-Royce Motor Cars terus berkembang – portofolio Rolls-Royce terus berkembang hingga menciptakan model-model eksklusif bergaya aristokrat sebagai sebuah ikon kebanggan Britania. Seluruh unitnya, didaulat untuk menyesuaikan kepribadian, gaya hidup dan kebutuhan konsumen yang menjadi raja bagi Rolls-Royce.

Rolls-Royce menggandeng Pentagram, korporasi terkemuka urusan studio desain dipercaya untuk memodernisasi identitas baru pabrikan asal Inggris ini. Tim desain terkemuka Pentagram ditunjuk untuk membayangkan identitas Rolls-Royce baru, yang akan diluncurkan mulai September. Pengenalan Black Badge, alter ego marque, telah memenuhi kebutuhan sebagian klien ini, membawa pesona yang tegas dan dominan.

Torsten Müller-Ötvös, Chief Executive, Rolls-Royce, berkomentar, seiring dengan meningkatnya kehadiran digital marque, tidak pernah ada waktu yang lebih penting bagi bahasa visual perusahaan untuk mencerminkan posisi kami sebagai brand mewah terkemuka di dunia. Kami telah memulai perjalanan yang menakjubkan dalam memodernisasi identitas brand kami untuk menggemakan perubahan yang terlihat dalam portofolio kami, demografi klien kami, gaya hidup mereka, dan dunia mewah yang mengelilinginya.

Marina Willer, partner di Pentagram ditugaskan untuk menciptakan identitas brand baru yang dapat melampaui mekanisme menjadi ‘Mobil Terbaik di Dunia’, untuk merangkum kehadiran brand tersebut dan berdiri sebagai Rumah Mewah sejati. Identitas dirancang untuk menarik demografi baru klien dan semua yang mereka wakili baik secara digital maupun fisik.

“Apa yang segera menjadi jelas adalah bahwa Rolls-Royce telah berevolusi dari dianggap sebagai pabrikan otomotif menjadi pemimpin dalam dunia kemewahan. Penting bagi kami untuk memastikan bahwa identitas brand baru mencerminkan perubahan ini. Kami perlu menyajikan Rolls-Royce dengan cara yang menghadap ke depan, segar, dan relevan – berbicara kepada audiens baru sambil menghormati klien setia perusahaan,” sebut Marina Willer.

Willer mampu mendekati desain ulang dari perspektif yang benar-benar segar. “Saya tidak berasal dari latar belakang otomotif. Titik pandang ini memberi saya kesempatan untuk mengamati Rolls-Royce sebagai produsen produk mewah. Ambisi saya adalah merayakan kemewahan brand sekaligus menyediakan sarana untuk berkomunikasi secara visual dengannya. Rolls-Royce yang lebih muda, semakin beragam audiens”, Komentarnya.