Untuk melancarkan ekspansinya di luar India, Royal Enfield berencana untuk meningkatkan performanya di dua wilayah yang menjadi target utama pemasarannya. Asia Tenggara dan Amerika Latin akan menjadi salah satu konsentrasi pemasaran Royal Enfield dalam lima tahun kedepan.

Dalam sebuah siaran persnya, CEO Royal Enfield Siddhartha Lal menyebutkan, selain pasar yang sudah dimasuki Royal Enfield saat ini seperti Inggris, Eropa, Amerika Serikat, Jepang, Australia dan Selandia Baru, maka Asean dan Amerika Latin merupakan dua wilayah besar.

“Kami berada di kawasan ini, saat ini, dalam jumlah yang kecil. Tapi kami sedang membangun tim di Asean dan Amerika Latin. Mudah-mudahan jika pasar menerima kami akan masuk di Asean dan Amerika Latin dalam 3-5 tahun ke depan. Inilah pasar dengan potensi besar,” jelasnya lebih lanjut.

(Baca juga : Royal Enfield Continental GT dan Interceptor 650 Twin di Pameran EICMA 2017)

Lal menambahkan bahwa mereka akan memiliki dealer Meksiko; 3-4 pasar di negara-negara Asia Tenggara, dan 3-4 pasar di Amerika Latin. Saat ini, Royal Enfield memiliki 20 dealer di luar India, sebagai bagian dari kota strategis. Terakhir mereka membuka dealer pertamanya di Vietnam.

Di Indonesia, Royal Enfield sudah memiliki dua store yaitu di Jakarta dan Denpasar, Bali, yang dibuka beberapa waktu lalu.

Secara global, Royal Enfield baru saja meluncurkan dua model bermesin 650cc, Interceptor dan Continental GT 650 di EICMA 2017 lalu untuk dipasarkan pada April 2018 mendatang. Selain itu mereka saat ini sedang menyiapkan Royal Enfield Himalaya yang memenuhi peraturan emisi di Amerika Serikat.