Mendengar kata Kevlar, pikiran sebagian besar orang pasti tertuju kepada helm perang hingga jaket anti peluru. Material ini juga telah diadaptasikan oleh pasukan Amerika Serikat pada berbagai perlengkapan tempurnya sejak 1980. Tak heran jika banyak perusahaan yang menggunakan bahan temuan Stephanie Kwolek ini pada beragam media. Termasuk Saint.
saint kevlar 2
Diawali dari sebuah diskusi ringan kala bertemu dengan teman-teman pebalap dari British Superbike, Saint,  perusahaan asal Australia yang dikenal suka meluncurkan produk-produk yang inovatif di bidang apparel sepeda motor, menyadari bila seorang rider membutuhkan sebuah apparel yang sanggup memberikan perlindungan. Pasalnya jalanan belum tentu bersahabat bagi mereka dimana banyak sekali bahaya yang dapat mengintai, terutama pada bagian pinggang ke bawah.
saint kevlar 3
Atas dasar tersebutlah bahan Kevlar dipilih karena karakternya yang khas. Sekuat baja dan sanggup bertahan dari amukan alam. Singkat cerita Saint sukses meluncurkan produk yang dimanakan Kevlar Motorcycles Drills.
saint kevlar 4
Dengan menggunakan bahan Kevlar sebesar 100%, celana untuk bikers ini dijamin tahan dari sobekan, panas dan gesekan. Bahkan Saint berani berseloroh bila Saint 100% Kevlar Drills lebij kuat 5 kali daripada besi. Spesialnya lagi diklaim bila celana ini ringan dan sanggup menyuguhkan artikulasi udara yang baik.
Saint Kevlar
Dengan fitur ketangguhan yang berpadu dengan kenyamanan dipakai setiap hari, Saint 100% Kevlar Drills bisa menjadi pilihan cocok bagi mereka yang suka berpetualang. Potongannya yang fit dan modis sangat tepat bagi mereka yang ingin mencoba seperti Beckham yang melintasi Amazon dengan Triumphnya, atau mungkin seperti Kang Jeffrey Polnaja melintasi dunia di atas BMW-nya. Saint Kevlar Motorcycles Drill dapat dipesan langsung di website resminya dengan harga 350 dolar AS atau sekitar Rp4.6 juta.