Setiap individu punya petualangannya masing-masing. Untuk mendapatkan pengalaman istimewa tidak harus beranjak dari satu titik ke destinasi selanjutnya. Melainkan ada cara lain yang tak kalah menyenangkan. Sana Sini Restaurant yang merupakan bagian dari Hotel Pullman Jakarta berusaha menghadirkan penjelajahan cita rasa lintas negara lewat konsep ‘culinary journey.’

IMG_9601-1

“Kita punya empat restoran jadi satu,” ucap Intania Prionggo, PR Pullman Jakarta membuka perbincangan saat TheGaspol berkunjung pada sesi makan siang. Pernyataan tersebut kami anggap sebagai tantangan untuk mengeksplorasi suguhan-suguhan restoran berkapasitas dua ratusan pengunjung tersebut.

IMG_9604-1

Memasuki restoran dengan tata cahaya yang begitu hangat, kami mendaratkan diri di nyamannya meja sebrang Indonesian StationSection yang dikenal sangat menjaga cita rasa kuliner khas Nusantara. Kami sempat curi-curi pandang pada apa yang ada di sana. Terdapat beberapa varian sate yang berhasil menggoda lidah untuk segera ‘berdansa.’

IMG_9606-1

Entah sekedar menebak atau ia berhasil membaca gelagat kami, “Anda harus coba satenya,” lontar Intan. Wah, sepertinya kuliner yang merupakan warisan tanah Madura tersebut benar-benar jagoan section ini.

IMG_9618-1

Ternyata betul saja, potongan-potongan daging sapi, ayam, atau kambing segar yang direnyahkan oleh respan bumbu kacang berhasil membuat lidah bergetar. Kesegaranya dihadirkan oleh acar sebagai teman. Tapi kami menghindari lontong untuk memberi kesempatan suguhan buffet dari section selanjutnya.

IMG_9637-1

“Jangan terlalu banyak, yang lain masih harus dicoba,” tegur Intan yang kemudian mengantar kami ‘terbang’ untuk menyambangi WesternChinese, serta, Japanese Station. Di destinasi terakhir, kesegaran irisan-irisan seafood dan mesclun salad berlumur soy yuzu vinaigrette menemani diskusi kami.

IMG_9753-1

Kini Intan menceritakan desain kontemporer yang diusung oleh Sana Sini Restoran. “Keempat section di sini dilengkapi ornamen yang sesuai dengan temanya guna semakin mengentalkan suasana,” cerocosnya. Bukan hanya pada rancang bangun section tersebut tapi juga merambah sampai dengan perlengkapan makan yang digunakan.

IMG_9746-1

Di saat bersamaan, iringan musik jazz yang melantun lembut menyelimuti semua penjuru restoran. Beberapa sendok sorbet dan gelas wine berhasil menghanyutkan setiap pengunjung. Mengonversi penatnya siang hari menjadi lebih menyenangkan.

IMG_9632-1

Tak terasa waktu pun sudah mendekati pukul 15.00 WIB. Akhir dari sesi makan siang Sana SiniRestaurant. Pengunjung dapat kembali menikmati suguhan ragam nuansa dan menu sesi makan malam yang dimulai sejak pukul 17.30 hingga 23.00 WIB.

IMG_9681-1

“Tamu yang datang biasanya VIP. Seperti vice president pun pernah makan di sini,” tutur Intan. SanaSini Restauran juga kerap dijadikan pilihan para profesional saat harus melakukan pertemuan bisnis. Mengingat lahan parkir yang bukan persoalan, tentunya restoran di bilangan Jl. M.H Thamrin ini pun ideal dijadikan tempat kumpul setelah rolling thunder menjelajah Ibukota.