Siapa bilang tak hubungan antara mobil dengan politik? Setidaknya ini yang ditunjukkan oleh Hillary Clinton, mantan Senator dan Menteri Luar Negeri AS. Alih-alih menggunakan limo seperti politisi lainnya, Hillary lebih senang dengan mobil van yang ia juluki Scooby.

Senin (13/4/2015), lalu Hillary jadi perhatian media massa lantaran keputusannya menggunakan mobil van hasil konversi Chevrolet Express Explorer Limited SE. Van itu mengantar Hillary menuju lokasi pertama kampanyenya dalam rangka pemilihan presiden 2016 nanti.

Hillary melakukan perjalan lebih dari 1.000km dari kediamannya di New York menuju Iowa. Ia memang tak mengendarai van itu sendiri, melainkan Secret Service yang bertugas menjadi joki. Tapi bukan berarti Hillary hanya duduk manis. Ia kerap memberi instruksi layaknya co-driver.

Kabar yang tersiar van itu telah dipersenjatai dengan standar pejabat negara demi menjaga keamanan anggota Partai Demokrat ini saat touring. Menggendong mesin V-8 enam liter, enam percepatan. Interiornya hasil modifikasi Explorer Van Company. Tampilan luarnya memang tidak begitu menarik, tidak pula hemat bahan bakar. Tapi van ini dikenal punya kenyamanan luar biasa saat diajak jalan jauh.

Keputusannya menggunakan Chevy bukan tanpa alasan. Mengutip Yahoo Auto, Hillary memilih produk Chevrolet karena ingin terlihat memihak pada industri lokal. Hillary juga berharap bisa merebut simpati kaum pekerja untuk menyumbangkan suaranya bagi Partai Demokrat.

Ini bukan pertamakalinya istri mantan presiden Bill Clinton itu menggunakan van. Pada kampanye senat tahun 2000 ia juga menggunakan van sebagai kendaraan kampanye. Sayang, hal itu tak berbuah manis. Kritik dari oposisi, usaha merebut hati rakyat dengan mobil ‘rakyat’ tak akan mengubah apa-apa. Malah hanya mengulang kesalahan, seperti dilansir laman Time beberapa waktu lalu