30 Juli 2018, Toyota Kijang genap berpopulasi dua juta unit. Sejak pertama diluncurkan 1977 silam, Toyota Kijang telah berjasa terhadap kehidupan jutaan umat manusia di Indonesia dan beberapa dunia lain.

Toyota Kijang yang telah memasuki generasi ke6, merupakan bikinan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Produksi mobil serbaguna (MPV) menengah itu menguasai 57 persen dari total produksi TMMIN yang kini telah mencapai lebih dari 3,5 juta unit.

Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam, menjelaskan singkat sejarah Toyota Kijang sejak digagas 41 tahun lalu. Ia pun bercerita tentang sejarah produksi kendaraan legendaris yang dirancangbangun mengikuti selera pasar Indonesia itu.

Kelahiran Toyota Kijang tidak lepas dari kebijakan pemerintah dalam pengembangan industri alat angkut serba guna di pertengahan 1970-an yang direspon Toyota dengan membuat  Basic Utility Vehicle (BUV).

“Pada saat itulah Toyota Kijang generasi pertama lahir dan diluncurkan pada Juni 1977,” katanya.

Namun seiring dengan perkembangan ekonomi Indonesia, Toyota Kijang terus dikembangkan dari sekedar kendaraan basic dari sekedar alat angkut menjadi kendaraan penumpang yang nyaman dengan konsep tujuh penumpang.

Toyota Kijang generasi ke-2 yang dibuat tahun 1981 menandai perubahan mobil tersebut dari kendaraan niaga menjadi mobil penumpang dengan konsep Multi-Propose Vehicle (MPV).

“Sejak saat itu, Toyota Kijang tidak lagi dikenal sebagai kendaraan angkutan barang,” ujar Bob.

Kontribusi yang besar juga ditunjukan Toyota dalam pengembangan industri otomotif nasional melalui peningkatan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) Toyota Kijang yang semakin tinggi dari 19 persen menjadi 85 persen.

Seiring dengan perkembangan industri otomotif Indonesia. Berawal di angka 19 % pada Kijang generasi pertama, TKDN Kijang merangkak naik menjadi 30 % pada generasi kedua. Keseriusan untuk meningkatan kandungan lokal terus ditunjukan dengan penambahan rasio kandungan lokal Kijang menjadi 40 % pada Kijang generasi ketiga/Kijang Super yang diluncurkan tahun 1986.

“Peningkatan TKDN Toyota Kijang ini juga tidak terlepas dari dukungan pemasok lokal yang awalnya hanya berjumlah delapan perusahaan pada 1977, kini menjadi 139 perusahaan,” kata Bob.

Kini, lanjut dia, Toyota Kijang, dengan nama Innova telah menjadi produk MPV global Toyota dengan basis produksi di Indonesia, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

“Toyota Kijang menjadi pembuka jalan bagi model-model lainnya mobil Toyota  untuk diproduksi secara lokal di Indonesia,” ujarnya.

Produksi ke-2 juta itu lahir dari pabrik Karawang 1, dengan tipe Kijang Innova V berwarna white pearl bertransmisi otomatis (A/T). Toyota Kijang Innova V tersebut untuk tujuan ekspor ke Saudi Arabia.