Toyota punya jajaran sedan yang disegani. Di AS mereka bisa eksis berkat dua produk andalannya, Avalon dan Camry. Tapi kalau bicara pasar domestik Jepang, Crown masih merajai. Di usianya yang tepat 60 tahun sedan mid-size tersebut mendapat beberapa pembaruan. Yang paling signifikan terdapat pada model Athlete.

Model tersebut dipersenjatai mesin anyar direct-injection 2.0-liter turbo yang identik dengan lumbung pacu milik Lexus IS dan GS 200t. Mampu memproduksi output hingga 232 bhp yang bisa dijajaki melalui sistem transmisi 8-percepatan otomatis.

Sebagai opsi lain, Toyota tetap menghadirkan varian dengan versi AWD bermesin V6 2,5 liter 6-percepetan, V6 3,5 liter, dan hibrida 2,5 liter.

Crown generasi kali ini juga membawa produksi pertama sistem Intelligent Transportation System (ITS) yang beroperasi pada frekuensi 760 Mhz. Fitur tersebut memungkinkan pengendara mendapat peringatan awal mengenai potensi bahaya pada persimpangan tanpa menurunkan akselerator mobil.

ITS juga akan mengingatkan pengendara saat mendekati lampu merah dan melakukan penghitungan mundur sebelum lampu hijau menyala.

Selain skema koneksi antara mobil dengan infrastruktur, fitur ITS juga bisa terhubungan dengan kendaraan lain berteknologi sama. Menawarkan versi penyelarasan kecepatan cruise control yang semakin canggih.

Sepertinya faktor keselamatan memang jadi fokus utama fitur ini. Karena ITS juga akan memberi notifikasi manakala ada mobil dengan fitur yang sama berpotensi membahayakan mobil yang sedang dikendarai.

Secara keseluruhan kosmetik tiga varian yang ada, yakni Athlete, Royal, ada Majesta mendapat polesan lebih segar.

Ambil contoh Royal yang punya fascia anjungan baru. Atau varian hibrida yang menawarkan panel-panel interior motif berwarna redwood. Tak ketinggalan Majesta dengan kemampuan bodinya menyembuhkan luka ringan sendiri.