Shell Lubricants menggelar workshop bertajuk “Shell Profit Workshop – Maximising Profit” untuk para dealer atau bengkel resmi, bengkel umum dan bengkel waralaba pada 17-18 Mei lalu di Indonesia.

Workshop yang dihadiri oleh 30 orang peserta ini merupakan bagian dari program Shell Advantage. Yang menawarkan kesempatan kepada para bengkel atau dealer partner Shell untuk untuk mengembangkan bisnisnya.

Edward Satrio, VP Consumer Brand Helix & Advance PT. Shell Indonesia mengatakan,”Industri otomotif adalah salah satu industri yang sangat kompetitif dan penuh dengan tantangan, baik tantangan dalam hal keuangan, lingkungan maupun teknologi. Agar dapat berhasil dalam mengatasi tantangan, berdaptasi dengan perubahan yang terjadi saat ini dan memaksimalkan profit, Shell melalui program Shell Advantage mengajak para mitra kami yaitu para dealer otomotif untuk bisa meningkatkan potensinya melalui workshop ‘Shell Profit Workshop – Maximising Profit’.”

Shell Lubricants sendiri bekerja sama dengan ASE Group, perusahaan konsultasi yang telah berpengalaman dalam membantu para dealer di lebih dari 50 negara untuk memaksimalkan profitnya.

Lebih jauh, Edward menjelaskan bahwa ASE Group akan membantu para dealer menentukan Key Performance Indicator (KPI) untuk bisa meningkatkan profitnya. Menurut catatan ASE Group, kebanyakan dealer mobil memiliki profit 1 persen saja dari angka penjualannya.

“ASE memiliki 13 KPI yang bisa membantu mendorong peningkatan profit dan apabila semuanya dipenuhi oleh para dealer mobil, mereka akan mampu mencapai 3% profit dari penjualannya,” ungkap Edward.