Wanita punya peranan penting dalam sejarah berdirinya Mercedes-Benz. Oleh karenanya, dalam rangka Hari Perempuan International yang jatuh pada tanggal 8 Maret, Mercedes-Benz Indonesia memperingatinya dengan menggelar kampanye She’s Mercedes setiap tahunnya.

“Be bold for change” (berani untuk berubah) adalah motto dari Hari Perempuan Internasional. Tekad kuat tersebut juga mendorong para wanita penting yang hidup pada saat Mercedes-Benz pertama kali didirikan di akhir abad ke-19.

Berbekal sifat percaya diri dan tanggung jawab, mereka merupakan pionir mobilitas yang berhasil menentang perlawanan di masyarakat. Nama Mercedes-Benz hadir dari kedua tokoh wanita berikut, Mercedes Jelinek, putri seorang pengusaha Austria yang merintis penjualan kendaraan Daimler pada tahun 1898, dan Berta Benz, yang melakukan perjalanan jarak jauh pertama di masa awal kendaraan bermotor.

Roelof Lamberts, Presiden dan CEO PT. MercedesBenz Distribution Indonesia menyebutkan, melalui inisiatif She’s Mercedes, Mercedes-Benz semakin memberikan sorotan terhadap kebutuhan para wanita. Kaum wanita adalah kelompok konsumen yang tumbuh paling cepat dan paling berpengaruh di dunia.

“Tujuan kami adalah untuk menanggapi keinginan dan kebutuhan para wanita secara holistik – mulai dari penjualan, komunikasi hingga layanan. Dalam beberapa tahun mendatang, kami ingin menjadikan MercedesBenz sebagai merek mobil premium paling atraktif di dunia bagi kaum wanita serta meningkatkan proporsi pelanggan wanita kami.” Jelas Lamberts.

Sementara, Sherly Worth, Pendiri dan CEO Codeltra Asia menanggapinya dengan senang. “Kami senang dapat bermitra dengan Mercedes-Benz pada acara yang menyoroti pemberdayaan wanita ini. Kami percaya bahwa kunci keberhasilan bagi wanita terletak dalam penggunaan soft skills yang kita semua kuasai, namun jarang sekali terpikirkan. Inisiatif She’s Mercedes ini menetapkan fondasi yang kuat dalam membangun sebuah jaringan,” ungkap Sherly.

Kampanye She’s Mercedes adalah sebuah inisiatif Mercedes-Benz yang ditujukan untuk mendukung kaum wanita melalui penargetan sebagai bagian dari strategi “Best Customer Strategy” yang telah berjalan sejak tahun 2015.

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk membangun Mercedes-Benz sebagai merek otomotif premium paling atraktif bagi kaum wanita serta meningkatkan proporsi pelanggan wanita pada tahun 2020. Melalui platform inspirasi She’s Mercedes, Mercedes-Benz ikut serta dalam dialog yang lebih intensif dengan kaum wanita dan ingin meningkatkan relevansi merek mereka untuk grup target ini.