Felipe massa Williams

Mantan pebalap Scuderia Ferrari, Felipe Massa, akan merayakan Grand Prix ke-200 nya bersama tim Williams Martini Racing. Massa mengatakan bahwa ia akan berusaha mendapatkan hasil terbaik pada balapan yang ke 200 nya di tingkat Formula 1.

Pria kelahiran Sao Paulo, Brazil, 33 tahun yang lalu ini cukup optimis dalam menghadapi seri Silverstone akhir pekan ini.  Mengendarai mobil berkode FW36 dengan livery minuman beralkohol Martini, Massa mencoba untuk terus berusaha sebaik mungkin meskipun pada tahun 2005 pernah mengalami kecelakaan fatal yang hampir membuatnya gantung setir.

“Sirkuit Silverstone akan menjadi balapan yang istimewa untuk saya dan juga tim, karena ini adalah balapan kandang kami,” ujar Massa.  Ia juga menambahkan “Para penggemar di Inggris sangat antusias menyambut gelaran Formula 1 dan itu akan menjadi motivasi bagi tim untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan mengulang sukses seperti pada seri Austria lalu.”

Tak berlebihan sepertinya keoptimisan dari Massa, Sirkuit Silverstone merupakan salah satu sirkuit favorit pebalap bernomor start 19 ini khususnya pada kompleks Maggots-Becketts. Settingan mobil dan efisiensi aerodinamika menjadi sebuah tantangan untuk tim guna membantu Massa untuk meraih hasil terbaiknya.

“Silverstone adalah sirkuit yang sangat menarik, sirkuit ini merupakan sirkuit yang cukup tua tetapi tetap menantang untuk para engineer dan driver perlu perispan matang untuk melahap sirkuit ini,” terang Rob Smedley, Head of Vehicle Performance dari Williams Martini Racing Team.

Sejarah Williams Martini Racing Team juga cukup lekat dengan sirkuit yang memiliki panjang 5,891 km dan memiliki 18 tikungan ini. Pada tahun 1979 tim Williams mencetak kemenangan pertamanya diajang balap jet darat. Salah satu pembalap Williams, Jacques Villenueve juga memiliki kenangan manis di sirkuit ini dengan mengantongi kemenangan ke-100.