Ario Soerjo, Sales and Marketing Division Head PT Auto Euro Indonesia, Agen Pemegang Merek (APM) Renault di Indonesia sebut pihaknya berencana menambah jumlah service point setidaknya sebanyak delapan titik selama 2017.

Untuk sementara, service point tersebut masih akan tergabung dengan lokasi-lokasi layanan purna jual milik Nissan. Penggabungan ini didasari pertimbangan efisiensi. Melihat volume produk Renault yang beredar di pasar sekarang.

“Jadi pemilik Renault baru, seperti Duster, Kwid, Koleos bisa ke sana (red: bengkel Nissan). Kalau memang bisa dirawat dengan tools yang sama, enggak ada salahnya,” jelas Ario di Karawaci, Tangerang, Senin (20/2).

Diketahui, sejumlah mobil Renault memang memiliki kesamaan dengan produk Nissan. Ambil contoh SUV Renault Koleos yang menggunakan platform serupa dengan Nissan X-Trail.

Ario juga tak menutup kemungkinan adanya subtitusi komponen antara mobil kedua merek.

Rencana pembukaan service point Renault yang baru nantinya menyasar daerah-daerah di luar Jabodetabek.

“Sekarang sudah ada delapan service point di Jabodetabek. Rencananya akan tambah delapan lagi di seluruh Indonesia,” kata Ario. Masih kata Ario, pihaknya tengah mempersiapkan tiga service point di Jawa Tengah.