Subhan Aksa

Setelah berjibaku dengan buruknya jalur serta kesalahan dalam pemilihan ban, akhirnya satu-satunya wakil Indonesia di Reli Portugal, Subhan Aksa, berhasil mendulang 2 poin setelah bertarung selama empat hari. Kendati hanya berhasil meraih 2 poin di Vodafone Rally de Portugal, namun hasil ini sudah sangat disyukuri pereli yang ditemani navigator Nicola Arena ini.

“Tiga SS terakhir hari ini sangat menyenangkan. Dua kesalahan memilih ban menjadi problem besar pada hari sebelumnya. Hari ini lawan yang mengalami masalah. Alhamdulillah hasilnya lebih baik dari tahun lalu, selisih waktu dengan lawan pun tak terlalu jauh. Perjuangan sangat istimewa dalam empat hari ini. Ini hasil maksimal yang bisa kami berikan,” kata Ubang.

Great weekend, bisa mendapuk poin dalam reli sesulit  ini. Seperti dikatakan para pengamat, ini event WRC2 paling semarak sejak tahun lalu baik kualitas maupun kuantitasnya. So, dua poin layak dirayakan,” tambah sang navigator, Nicola Arena.

Kelas WRC2 Portugal akhirnya dimenangi Nasser Al-Attiyah, pereli berpengalaman Qatar yang sebelumnya bergabung dalam tim pabrikan WRC dan juga berpengalaman di ajang Rally Dakar. Ia naik podium bersama Jari Ketomaa (Finlandia) dan Pontus Tidemand (Swedia) yang naik ke WRC2 setelah menjadi juara dunia WRC Junior 2013.

“Tingkat persaingan di WRC2 memang sangat keras dan itu tantangan tersendiri. Hasil Portugal tentunya akan menambah kepercayaan diri ke seri selanjutnya. Kita tunggu saja bagaimana selanjutnya,” tandas Ubang yang untuk kali ketiga mendapat poin WRC2 setelah tahun lalu di Rally Wales, Inggris.