Ajang custom culture Suryanation Motorland keempat tahun ini berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/8). Kali ini terdapat peningkatan jumlah kontestan yang signifikan dibanding penyelenggaraan 2016 di kota yang sama.

Hal tersebut membuktikan Semarang adalah ekosistem yang subur buat dunia motor custom.

“Tahun ini kami kembali lagi ke kota Semarang karena lokasi kota ini strategis dan mudah terjangkau oleh pecinta custom culture di wilayah Jawa Tengah bahkan tidak sedikit juga yang hadir dari sekitar Jawa Barat dan Jawa Timur,” ujar Ari Kusumo Wibowo, Brand Manager Surya PT Gudang Garam, Tbk.

Di Semarang, tahun lalu jumlah motor yang ikut serta berjumlah 70 unit. Sedangkan, pada Suryanation Motorland 2017 menjadi panggung bagi 125 motor kontestan.

Ajang perburuan motor custom terbaik ini dibagi dalam beberapa kelas, di antaranya Street Cub/Choppy, Cafe Racer, Scrambler/Tracker, Chopper/Bobber, Sport FFA, Matic Custom, Free for All, dan Exhibition Class.

Penyelenggaraan Suryanation Motorland kali ini mengambil tema “Collaboration Brings Perfection.” Salah satu penerapan kolaborasi yang dimaksud adalah lahirnya iconic bike kedua yang merupakan hasil kolaborasi Best Region Custom Bike Contest Suryanation Motorland 2016, yaitu Onny Widiyayana (pemenang Semarang) dan Hendra Ardiansyah (pemenang Makassar).

Iconic bike kedua Suryanation Motorland 2017 dibuat menggunakan basis Moto Guzzi V7 II atas arahan Tommy Dwi Djatmiko (Mastomcustom Jakarta) yang sekaligus bertindak sebagai juri.