Siapa yang tak mengenal Hayabusa, motor paling kencang buatan Suzuki. Popularitas motor empat silinder berkapasitas mesin 1.340 cc ini begitu mencuat berkat akreditasinya sebagai motor produksi massal paling kencang di dunia.

Namun sayangnya motor dengan nomenklatur GSX1300R ini bakal menghilang di pasaran dan akan menjadi sebuah benda koleksi di tahun-tahun mendatang. Hayabusa dikabarkan bakal dipensiunkan tahun depan setelah regenerasi sebanyak dua kali selama tepat dua dekade.

Dilansir dari berbagai media asing, Suzuki Hayabusa akan stop produksi pada Desember 2018 ini akibat masalah pada emisi yang tak kunjung sesuai dengan standar regulasi emisi.  Hayabusa bermasalah pada standar emisi Euro 4 dan aturan lainnya pada regulasi EU 168/2013.

Kendati regulasi itu berlaku pada 1 Januari 2016, namun produsen masih diizinkan menjual motor yang tidak sesuai standar emisi terbaru hingga 31 Desember 2018.

Jepang sendiri sebagai rumah produksi utama Hayabusa sudah lebih dulu menghentikan produksinya dan dikabarkan unit yang tersedia akan habis dalam waktu singkat. Pun demikian dengan pasar Amerika Serikat. Sementara untuk pasar Eropa, mulai 1 Januari 2019 para dealer Suzuki akan dicap illegal bila masih menjual Hayabusa.