Suzuki resmi meluncurkan sebuah crossover wagon baru yang diperkenalkan di Tokyo Motor Show 2017 lalu. Kendaraan baru ini punya panggilan identitas sebagai Suzuki XBEE. Tunggu dulu, menyebutnya bukan ‘exbi’, melainkan crossbee atau ‘krosbi’.

Kendati berdimensi mungil, namun Suzuki menyebut XBEE sebagai crossover wagon. Tak salah memang sebutan crossover melekat di mobil ini, pasalnya Suzuki punya dua opsi gerak dua roda dan empat roda untuk kapabilitas Suzuki XBEE.

Untuk mesinnya sendiri menggunakan mesin K10C, mesin turbo ini memiliki konfigurasi 3-silinder dengan teknologi direct injection. Tenaga yang dihasilkan dari mesin turbo ini mencapai 97 dk pada 5.500 rpm dan torsi maksimal sebesar 150 Nm pada 1.700 – 4.000 rpm.

Selain tenaga dari mesin, Suzuki XBEE ini juga memilki sistem pasokan tenaga baterai mild hybrid yang mampu menghasilkan tenaga 3 dk pada 1.000 rpm dengan torsi 50 Nm pada 100 rpm. Seluruh tenaga disalurkan ke dalam transmisi otomatis 6-percepatan. Untuk varian penggerak empat roda sudah dilengkapi dengan dua mode berkendara, yakni mode sport dan snow.

Fitur-fitur yang melekat di Suzuki XBEE bisa disebut cukup berlimpah. Diantaranya fitur grip control yang akan menjaga kestabilan roda saat melewati jalan berlumpur hingga jalanan licin sekalipun. Fitur pendukung yang dihadirkan ke dalam mobil mungil ini meliputi hill descent control, 360 degree parking camera dengan tampilan 3D. Untuk fitur keselamatannya Suzuki XBEE dibekali dual sensor brake support(DSBS), collision-mitigating system dan back-up brake support reverse traffic alert system.

Crossover ini punya dimensi panjang 3.760 mm, lebar 1.670 mm dan tinggi 1.705 mm. Dengan jarak sumbu roda mencapai 2.435 mm. Sekilas mobil ini tampak seperti Toyota FJ Cruiser, namun dalam versi mungilnya.

Di Jepang Suzuki XBEE dibanderol mulai dari Rp 211 jutaan untuk varian penggerak dua roda dan Rp 257 Jutaan untuk varian tertingginya.