The Quest terlahir dari sebuah dilema kala Juan dan Ricky Rosal selesai membangun sebuah motor kustom pertama mereka. Kedua bersaudara ini mempertanyakan bagaimana mereka dapat membawa semua barang yang mereka butuhkan kala mereka bertualang di alam liar, entah itu melintasi padang belantara liar, berselancar dengan alligator atau melarikan diri dari bencana Zombie.
Oke, alasan terakhir memang terdengar cukup klise namun The Quest benar-benar didesain untuk dapat diandalkan di segala suasana dan bahkan situasi terburuk sekalipun. Bagian atas tas tersebut adalah akses langsung untuk bagian peralatan dimana sang pemilik dapat menyematkan semua tool perbaikan sekaligus berfungsi sebagai atap yang tahan cuaca.
the quest tool kit
Material anti air yang lumayan kuat sama halnya seperti kanvas berlapis anti air yang jadi suguhan bodinya. Dasar tas terbuat dari karet yang aman untuk diletakkan di semua medan terburuk manapun. Dikatakan bila tas ini sanggup menampung hingga 34 kilogram isi muatan.
The quest 3
Alhasil proyek kickstarter dari Old Soul Young Blood LCC ini diujicoba di beragam situsasi terburuk selama 10 bulan. Mulai dari terik matahari tak kenal lelah dan kelembaban ala tropis di South Florida, lumpur dan basahnya hutan Mangrove di Everglades sampai ke campuran debu dan hujan di Moab, Utah. Tidak lupa menyebutkan pula temperatur di bawah nol saat menempuh kerasnya musim dingin di Boston. Syukurlah semua dapat dilalui oleh The Quest.
The quest
Kini proyek Kickstarter ini sudah sukses mengumpulkan perhatian masyarakat dan melewati masa uji coba. Produksinya pun sudah dilaksanakan dan dijual dalam tiga pilihan warna yaitu Vintage Sage, Rugged Green dan Black. Dikabarkan bila The Quest akan dijual dengan bendrol tidak kurang dari 165 dolar AS atau sekitar Rp2.2 juta.