Audi, BMW dan Mercedes-Benz adalah tiga kandidat terkuat untuk menjalin bisnis dengan Nokia HERE, sebuah aplikasi pemetaan buatan Nokia. Nokia sendiri sudah memiliki kecenderungan untuk membiarkan pilihan pembelian dan investasi jatuh kepada tiga pabrikan premium asal Jerman tersebut.
Memang nilai yang ditawarkan Nokia berbeda untuk tiap-tiap tiga merek tersebut, ,namun estimasi total dana yang ingin didapatkan adalah sebesar 4 milyar dolar AS. Meski dirasa masih terlalu besar untuk saat ini, tidak ada pilihan bagi ketiga merek premium tersebut untuk mau-tidak-mau melakukan pembelian.
Pasalnya hampir 80 persen sistem navigasi on-board untuk mobil-mobil Amerika Utara dan Eropa menggunakan data peta dari HERE. Divisi Nokia tersebut sudah menyupai data yang akurat sejak bertahun-tahun yang lalu.
Karena itulah selain tiga pabrikan besar tersebut, masih ada investor-investor lain yang tertarik untuk melakukan pembelian. Diantaranya adalah NavInfo, EQT partners dan tiga perusahaan ekuitas AS seperti Hellman & Friedman, Silver Lake Management dan Thoma Bravo. Selain itu diabarkan raksasa teknologi China, Baidu juga tertarik untuk bergabung demi keperluan mereka mengembangkan bisnis pemetaan di China.
Untung saja, seperti dilansir Automotive News, Nokia masih mempertimbangkan pembelian dan investasi atas mereka hanya diberikan kepada tiga pabrikan otomotif premium asal Jerman tersebut. Mereka nantinya akan tetap dapat menggunakan benefit dari pemetaan ini di dalam mobil-mobilnya. Sayangnya hingga artikel ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari masing-masing pabrikan.