1101

Pernahkan Anda merasakan, mobil kesayangan yang biasanya jadi ‘soulmate’ tiba-tiba ngambek, dan tak bisa merespon keinginan Anda dengan baik. Seperti,  disuruh belok eh.. malah lurus, dan lingkar kemudinya-pun terasa berat. Ya, hal  itu memang bisa saja terjadi seketika, saat tekanan angin pada ban mobil Anda rendah atau bocor. Membahayakan? Itu pasti.

Tapi jangan khawatir, karena hal-hal itu ternyata masih bisa dicegah, saat Anda secara rutin dan benar memeriksa tekanan angin dari keempat ban tersebut, paling tidak sebulan sekali. Nah, untuk kroscek angin seperti ini, Anda tak perlu mengetuk pintu rumah si tukang tambal ban, karena sebenarnya Anda-pun bisa melakukannya sendiri di rumah, sebelum berpergian. Mau tahu caranya?

Tahukah Anda bahwa tekanan angin pada ban akan berkurang secara alami sekitar 1-3 bar setiap bulannya? Nah, jadi wajar saja ya kalau kita diminta untuk memperhatikan ‘nyawa’ si ban yaitu angin lebih rutin. Ok, yang harus kita perhatikan pertama adalah standar tekanan angin ban mobil yang dibesut. Biasanya angka tersebut tertempel di pintu pengemudi.

Selanjutnya, pastikan dulu keempat ban mobil Anda dalam kondisi dingin. Kemudian masukkan alat pendeteksi tekanan pada pentil ban dan periksalah tekanan anginnya. Setelah itu, gunakan air sabun pada pentil, untuk mengetahui apakah ban mengalami kebocoran atau tidak. Ya, jika ada gelembung, berarti ban Anda siap untuk di rawat ke tenant tambal ban terdekat.

Dan yang terakhir jangan lupa untuk menutup kembali petil setelah pengecekan selesai.  Oh ya, pasang tutup pentil dengan baik, dan pastikan pentil bebas dari kerusakan atau kebocoran.Nah, cukup mudah kan?. So, kalau tekanan ban Anda sudah tak memenuhi atau kurang dari standar, segeralah pergi ke toko ban atau pompa bensin terdekat. Dan kita sangat menyarankan Anda untuk mengisi ‘udara’ Nitrogen ke dalam paket ban kendaraan Anda.