Touring, adalah agenda langganan yang kerap dilakukan oleh para anggota komunitas mobil. Kegiatan ini dilakukan sebagai ajang kumpul antar anggota komunitas sekaligus sebagai hiburan alternatif mengusir rasa jenuh dan mencari pengalaman menarik dan mengesankan.

Namun begitu, berada dalam satu perjalanan dengan anggota komunitas lainnya, perlu tata cara mengemudi yang berbeda dengan saat berkendara sendirian. Menjaga kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk menghindari terjadinya insiden dijalan dengan rekan komunitas itu sendiri.

Komunitas Trailblazer Indonesia atau TBZI adalah salah satu komunitas roda empat yang kerap melakukan touring dengan para anggotanya. Komunitas ini juga tidak segan berbagi cara atau tips, agar perjalanan touring bersama komunitas tetap aman dan menyenangkan.

  1. Periksa kondisi kendaraan Anda

Terlepas dari cara mengemudikan kendaraan, penting bagi seorang pengendara untuk mempelajari hal dasar seperti memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, misalnya:

  • Memeriksa kondisi kendaraan seperti lampu, oli, rem, ban dan air wiper. Selain itu, jangan lupa memeriksa kondisi ban cadangan.
  • Pastikan bahan bakar penuh dan tidak habis sampai dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berikutnya.
  • Memeriksa apakah ada cairan yang berasal dari kebocoran pada salah satu komponen kendaraan.
  • Persiapkan nomor layanan yang dapat dihubungi saat darurat termasuk layanan derek mobil.
  1. Rencanakan Rute yang Akan Dilalui

Cek rute perjalanan Anda untuk memastikan tempat pemberhentian penting yang mungkin diperlukan, seperti tempat peristirahatan, SPBU untuk mengisi bahan bakar dan bengkel untuk keadaan emergency. Anda juga bisa memanfaatkan fitur petunjuk arah (GPS) untuk memastikan bahwa Anda tetap berada di arah yang benar.

  1. Siapkan Barang Bawaan

Rencanakan barang-barang bawaan Anda untuk memastikan segala kebutuhan dalam perjalanan dapat terpenuhi dan kabin serta bagasi tidak penuh sesak dengan barang-barang yang tidak diperlukan. Beberapa perangkat seperti power bank, charger ponsel mobil, lampu senter, cable jumper serta kotak P3K sangat diperlukan terutama dalam keadaan darurat. Jangan lupa untuk menyiapkan tali pengikat bagasi, agar barang pada bagasi Anda tidak bergeser dan mengganggu konsentrasi. Juga sediakan cemilan atau makanan ringan sebagai teman perjalanan dan pengganjel di saat lapar namun jarak perjalanan masih jauh menuju rumah makan terdekat.

  1. Tertib Lalu Lintas

Kegiatan touring biasanya melibatkan konvoi kendaraan dalam jumlah banyak. Maka, sangat penting untuk tetap menjaga rangkaian, namun tetap harus mengutamakan peraturan lalu lintas agar tidak mengganggu kenyamanan dari pengguna jalan yang lainnya. Selain itu, rangkaian di depan sebaiknya menunggu anggota lain yang terputus karena lampu merah.

  1. Pastikan Komunikasi Lancar

Berkonvoi dengan mobil memerlukan kemampuan berkendara secara teratur dan tertib selama di jalan dan pastinya sesuai dengan rangkaian acara touringyang sudah disusun. Untuk menjaga kondisi teratur tersebut, menjaga komunikasi tiap kendaraan anggota menjadi aspek penting, termasuk navigasi dan koordinasi dalam perjalanan agar waktu menuju lokasi tujuan sesuai dengan susunan rangkaian acara.

  1. Berhenti di Titik yang Telah Ditentukan

Selama perjalanan jarak jauh, ada banyak hal yang bisa merepotkan pengendara seperti buang air kecil atau mengisi bahan bakar. Karena itu, panitia harus menentukan titik lokasi pemberhentian seperti di tempat ibadah dan SPBU.

Budi Harnata, salah satu anggota TBZI, menyampaikan, selaku komunitas kami selalu memperhatikan aspek keselamatan berkendara, terutama ketika melakukan kegiatan touring. Oleh karena itu, pembekalan keselamatan berkendara pada anggota selalu kami terapkan sejak masa persiapan hingga selama aktivitas touring berlangsung. Kami berharap, kami dapat memberikan contoh yang baik pada masyarakat dan komunitas otomotif lainnya.