Alkisah, untuk merayakan dibukanya kembali tokonya di Citadium, Paris, merek pakaian Pull & Bear mengundang 4 seniman internasional untuk menumpahkan kreatifitasnya dalam sebuah medium yang unik. Sama uniknya dengan kreatifitas 4 seniman tersebut, medium yang digunakan adalah Volkswagen Transporter T1.

Generasi pertama dari mobil van kebanggaan kaum Hippie ini menjadi kanvas unik bagi Martine Paukova, Kyle Platts, Shoboshobo dan Michela Picchi. Keempat seniman tersebut sukses untuk menuangkan ide mereka sejalan dengan visi Pull & Bear yang menyediakan pakaian bagi kaum muda yang dinamis dan senang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Berikut ini ulasan singkatnya:

martina VW 2

Martina Paukova: Karyanya yang penuh warna dan dinamis menjadi ciri khas wanita kelahian Slovakia ini untuk cepat dikenal di dunia. Imej dan text bergaya vintage hasil karyanya kerap menghiasi majalah intersional, agensi, museum, universitas dan institusi lainnya.Tengok saja ubahannya pada VW ini yang sangat kental dengan aura musim panas di era 50’an.

kyle vw

Kyle Platts: Provokatif dan sering melanggar norma. Itulah pembeda yang kental melekat pada ilusrator Inggris Kyle Platts. Topik yang dia bawakan selalu menarik dan berbau kritik sosial. Karyanya kerap ditemui di media besar seperti majalah Vice atau The New York Times.

shobo vw2

Shoboshobo: Artis kelahiran Paris ini kerap bekerja dalam beragam jenis desain grafis dan kini sedang menjajaki dunia musik. Karyanya telah dipublikasikan di banyak negara termasuk Jepang yang jadi inspirasi karyanya. Gayanya unik dengan minimnya warna dan interpretasinya senidri atas alam semesta melalui sentuhan pop yang cukup rumit.

michela vw 2

Michela Picchi: Seorang seniman lintas disipliner asal Italia, Michela Piccchi memilih Berlin ebagai basis utamnya berkarya. Dia memproduksi ide-ide kreatif untuk dilepaskan di majalah ataupun merek dengan pendekatan pribadinya. Psikedelik ala anak sekolah, itulah ciri khasnya yang dapat dilihat langsung ada VW kombi garapannya.