Tepat satu dekade lalu, Toyota memperkenalkan mobil sport pengembangan barunya yang bernama Toyota 86. Mobil ini berhasil memikat hati pelanggan dengan penampilan khas mobil sport Toyota, fun to drive dengan handling lincah dan akurat, bobot ringan, distribusi berat seimbang, serta center of gravity rendah.

Selama satu dekade, mobil sport yang punya kembar identik dengan Subaru BRZ dan Scion FRS laris manis di pasaran. Jutaan orang memiliki mobil ini baik dalam kondisi standar maupun modifikasi, diantaranya di Indonesia. Mobil ini bak suplemen harian bagi para sports car enthusiast karena dapat digunakan sebagai kendaraan sehari-hari

Saat ini Toyota 86 sudah diremajakan. Generasi atau tahapan ke dua telah dirilis di pasar dunia sejak setahun lalu. Toyota di Indonesia melalui PT Toyota Astra Motor (TAM) pun ikut serta dalam membidani model global All New GR86 sebagai generasi ke-2 sports car Toyota 86.

Semua poin kelebihan Toyota 86 semakin diperkuat oleh All New GR86, ditambah dengan peningkatan tenaga mesin yang membuat pelanggan tersenyum di balik kemudi, menikmati momen berkendara yang menyenangkan.

“Toyota 86 merupakan sebuah sports car yang memiliki handling yang responsif berkat center of gravity yang rendah, dan juga mudah serta nyaman untuk dikemudikan harian maupun pada saat akhir pekan. Kami bersyukur sejak diperkenalkan pada tahun 2012, lebih dari 800 unit Toyota 86 telah menjadi sports car pilihan pelanggan di Indonesia. Oleh karena itu, kami hadirkan All New GR86 dengan mesin baru yang lebih bertenaga, serta desain yang lebih agresif dan sporty untuk menjawab passion dan ekspektasi penggemarnya di Indonesia,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

All New GR86 meneruskan peran Toyota 86 sebagai ikon dari sebuah sports car yang fun to drive. Toyota 86 mengambil inspirasi pengembangan dari AE86 yang begitu melegenda di era 1980an, dan kini telah menjadi salah satu classic sports car yang dikagumi oleh para car enthusiast termasuk di Indonesia. Memiliki desain eksterior yang agresif dan aerodinamis, Toyota 86 juga digemari oleh banyak modifikator di dunia karena sports car ini sangat mudah dan menyenangkan untuk dimodifikasi.

Toyota telah memberi nama lini baru mesin yang digunakan oleh All New GR86 sebagai “Dynamic Force Engines”. Untuk mengeluarkan potensi mesin secara maksimal, struktur dasar engine dipikirkan ulang sepenuhnya menggunakan platform TNGA, serta konfigurasi keseluruhan dikembangkan oleh engineer Toyota untuk mencapai performa berkendara tingkat tinggi dan menghasilkan emisi gas buang rendah.

Mencapai salah satu tingkatan terbaik terkait tenaga mesin dan efisiensi termal, teknologi canggih Toyota berkode D-4S mengatur pembakaran berkecepatan tinggi dan sistem kontrol variabel. Tujuannya untuk mencapai efisiensi termal yang lebih besar dan menghasilkan tenaga lebih kuat, berkat pengurangan energy loss yang terkait dengan sistem pembuangan dan pendinginan serta pergerakan komponen mekanis.

“Bermodalkan semangat Let’s Make Ever-Better Cars Together yang dicanangkan oleh President Toyota Akio Toyoda, Toyota melakukan kolaborasi pengembangan mesin GR86. Mesin boxer yang cocok untuk karakter handling responsive All New GR86, ditingkatkan dengan aplikasi teknologi canggih D-4S Toyota yang sanggup memberikan efisiensi termal terbaik, dan menghasilkan output tenaga serta torsi yang kuat di setiap rentang putaran mesin untuk memenuhi kebutuhan berkendara sports car enthusiast, baik di sirkuit maupun jalan raya,” kata Anton.

Aplikasi mesin boxer ditempatkan serendah mungkin untuk memperoleh pusat gravitasi lebih ke bawah dan lebih aerodinamis. Engine yang bergerak berlawanan secara horizontal ini menggunakan blok mesin yang sama seperti Toyota 86, namun kapasitas mesin 4-silinder berkode FA24 ditingkatkan dari 1.998 cc menjadi 2.387 cc dengan menambah diameter piston dari 86 mm menjadi 94 mm.

Tenaga maksimum All New GR86 meningkat sekitar 17,5% dari 200 PS menjadi 235 PS pada 7.000 rpm. Torsi juga naik 22% dengan puncak 250 Nm pada 3.700 rpm, lebih baik dari sebelumnya yang berada di level 205 Nm pada 6.400–6.600 rpm. Kombinasi daya yang optimal membantu menghasilkan performa yang mulus dan bertenaga hingga putaran mesin tinggi serta memberikan akselerasi yang memuaskan saat keluar dari tikungan berkat torsi kuat di putaran lebih rendah.

Untuk distribusi tenaga, merujuk pada rekam jejak sports car Toyota yang memanfaatkan Rear Wheel Drive (RWD) atau penggerak roda belakang. Dimulai tahun 1973, Toyota Celica 1600GT langsung meraih posisi ke-6 umum dan juara pertama di kelasnya pada ajang Nurburgring 6-Hour Race. Basis data yang lengkap serta pengalaman panjang menciptakan mobil RWD yang fun to drive diwarisi sejalan DNA motorsport TOYOTA GAZOO Racing dalam menghadirkan ever-better cars, termasuk oleh All New GR86.

Sistem suspensi All New GR86 sebagai penopang kinerja mobil saat manuver cepat ikut direvisi. Karakteristik peredam kejut dan per keong dioptimalkan untuk memberikan pergerakan yang dapat diprediksi oleh pengemudi. Ditambah dengan Torsen limited-slip differential memberikan traksi yang meyakinkan saat menikung.

“Baik engine maupun suspension pada All New GR86 ini secara khusus dituning secara inhouse oleh tim balap TOYOTA GAZOO Racing untuk menghasilkan karakter berkendara yang lebih sporty, serta akselerasi dan handling yang lebih responsive,” kata Anton.