Toyota Indonesia terus memperluas implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) ke berbagai daerah. Hal itu dilakukan melalui pemberian donasi senilai 9 miliar rupiah untuk proyek revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung Ade Irma Suryani.

Hari ini, Management PT Toyota-Astra Motor (TAM) bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, melaksanakan acara ground breaking proyek revitalisasi ikon taman kota di kawasan Jalan Belitung, Bandung tersebut.

“Ini adalah bagian dari semangat ‘Toyota Berbagi’, yaitu berupaya berkontribusi dalam pembangunan melalui berbagai kegiatan CSR  untuk mengembangkan gaya hidup yang lebih kondusif dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang,” kata Henry Tanoto, Vice President Director TAM.

Kawasan seluas 3,5 Ha ini mempunyai sejarah panjang. Pada tahun 1958, Taman lalu lintas merupakan inisiatif para tokoh Kota Bandung yang sudah memiliki visi untuk membina pendidikan lalu lintas dari usia dini. Pada tahun ini Taman Lalu Lintas Bandung genap berusia 58 tahun.

Seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, taman ini perlu direvitalisasi dengan konsep dan desain yang lebih mewakili kebutuhan rekreasi masyarakat saat ini. Rancangan dan desain dikembangkan oleh TAM dan setelah mendapat persetujuan dari Pemkot Bandung untuk pembangunannya, TAM menyalurkan bantuan sebesar 9 miliar rupiah tersebut.

Dana ini berasal dari program Toyota Car for Tree yang sudah berlangsung sejak 2010. Melalui program ini TAM menyisih sebagian hasil penjualan tiap unit mobil Toyota untuk membiayai kegiatan CSR di bidang lingkungan hidup.

Konsep dan desain revitalisasi mengacu pada kontur Kota Bandung yaitu, nuansa pegunungan seperti Dago, dan Lembang, kawasan aliran sungai seperti  Cikapundung dan Cikapayang dan nuansa Bandung sebagai kota metropolitan yang penuh sejarah seperti, tempat Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Kawasan Kota Tua Braga. Berdasarkan konsep tersebut, setelah proyek revitalisasi selesai maka taman ini akan terdiri tiga zona yaitu, zona pegunungan, zona perkotaan, dan zona air.

Revitalisasi ini tetap memiiki visi untuk menjadi fasilitas pendidikan dini kepada anak mengenai tata tertib berlalu lintas, baik secara experimental learning dan teori. Juga dilengkapi dengan fasilitas rekreasi keluarga dan ruang terbuka hijau sebagai paru paru ditengah kota Bandung. Pengunjung nantinya akan dapat memperoleh pengalaman, pembelajaran, atau teori berkendara di daerah perkotaan dan pegunungan.

“Sejalan dengan semangat Toyota untuk selalu memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan, pasca revitalisasi taman ini juga diharapkan akan memberikan pengalaman dan inspirasi terbaik kepada pengunjungnya,” ucap Henry Tanoto.

Toyota Astra Motor juga berencana menambah fasilitas bagi taman lalu lintas seperti   jogging track, taman bermain anak dan area piknik keluarga. Disamping itu Toyota juga merevitalisasi fasilitas infrastuktur taman, antara lain mencakup pembenahan infrastuktur jalan, shuttle bus, mushola dan sarana kuliner atau kafe.

Dalam semangat tagline terbaru, Toyota Let’s Go Beyond yang diluncurkan pada 2015 lalu, TAM CSR Mengusung  “Toyota Berbagi”, Toyota ingin turut berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Sebagian keuntungan usaha dialihkan untuk berbagai program CSR yang terdiri dari 4 pilar, yaitu Lingkungan, Pendidikan, Keselamatan Berkendara, dan Pengembangan Masyarakat.

Jika selama ini penggunaan dana Toyota Car for Tree lebih banyak digunakan untuk membiayai program CSR di wilayah Jakarta seperti pembangunan Taman Semanggi, mulai 2016 akan dikembangkan ke berbagai daerah, di mana Bandung menjadi kota pertama di luar Jakarta yang dilibatkan dalam program Toyota Car for Tree.