toyota-factory

Toyota telah membuat sebuah keputusan yang tidak pernah disangka sebelumnya, yaitu mengganti beberapa jalur pembuatan mobil yang dikerjakan oleh robot dengan tenaga manusia.

Rencananya, jalur tersebut akan dites terlebih dahulu di beberapa pabrik di Jepang. Sistem penggantian robot oleh orang ini disinyalir bertujuan untuk mengurangi pengeluaran, mengurangi limbah dan untuk mengembangkan kualitas.

Seperti yang diungkapkan oleh Mitsuru Kawai, Industrial Engineer Toyota, langkah dimaksud diberlakukan karena pihaknya ingin menjadi lebih solid dan kembali ke akarnya. “Hal ini dilakukan untuk mengasah kemampuan manual dan pengembangan untuk para pekerja,” ungkap Kawai.

Faktanya, Toyota memang telah memasang sekitar 100 stasiun pekerja pada pabriknya sejak 2010. Proses itu membuat pekerja muda belajar lebih lanjut tentang bagian apa saja yang bisa dikumpulkan untuk membuat sebuah mobil di jalur perakitan. Hasilnya? Toyota telah mengurangi bahan baku yang terbuang sekitar 10% jika dibandingkan dengan menggunakan robot.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada mesin yang hanya mengerjakan tugas yang sama berulang kali. Untuk menjadi master of machine, Anda harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengajar mesin tersebut,” ungkapnya sembari berfilosofi. Mantap!