Inovasi yang dilakukan di sektor mesin oleh tiap produsen otomotif kini tidak hanya sekedar berbicara tentang efisiensi dan performa mesin. Kebutuhan masyarakat sudah beralih kepada kendaraan yang ramah lingkungan. Tak heran jika pabrikan sekelas Toyota sedang berupaya untuk menghadirkan apa yang disebut dengan ultimate eco car.

Toyota-Mirai-GIIAS 2015

“Sesuai dengan prinsip Kaizen, Toyota secara konsisten mengembangkan berbagai teknologi untuk mencapai ultimate eco car, mulai dari pengembangan engine sampai perbaikan di tahap produksi,” papar Rahmat Samulo, Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor.

Toyota-Mirai-GIIAS 2015

Secara bertahap Toyota mulai bergerak ke arah tersebut. Dilandasi semangat Beyond Drive, pabrikan yang usianya akan mencapai 78 tahun di 28 Agustus mendatang ini secara bertahap mengembangkan teknologi hijau. Hingga pada akhirnya Toyota Mirai muncul sebagai kendaraan pelahap hidrogen.

Toyota-Mirai-D

Mirai yang sebelumnya berjuluk FCV ini telah diproduksi secara masal dan dipasarkan di Jepang dan AS.  Di Negeri Sakura sendiri, mobil yang digerakkan oleh listrik berdasarkan hasil reaksi antara hidrogen dan oksigen serta menghasilkan emisi berupa air ini telah dipesan sebanyak 1.000 unit.

Toyota-Mirai-GIIAS 2015

“Makanya kami selalu berinovasi untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan. Terbukti saat ini Toyota berhasil menjadi pionir dengan mengembangkan Mirai yang setelah dipasarkan mendapatkan animo yang luar biasa,” tutup Samulo.

Toyota-Mirai-GIIAS 2015

Toyota kini berharap, mereka bisa menghadirkan lebih banyak lagi teknologi ramah lingkungan. Namun tentunya semuanya dibuat tanpa mengurangi esensi berkendara. Pengalaman berkendara tetap menjadi unsur yang selalu diperhatikan.