Toyota_Land_Cruiser_BJ40_15

Toyota Land Cruiser BJ40 adalah sebuah varian 4×4 yang tangguh, bahkan bisa dibilang tidak ada matinya. Sama seperti saudara dekatnya, FJ40 yang bertenaga bensin, kedua varian off-roader ini adalah kendaraan Spartan yang tidak tertandingi, dibuat untuk menjelajahi dan menikmati lingkungan di penjuru dunia. Faktanya adalah kendaraan-kendaraan tersebut sekarang masih banyak digunakan di Afrika Utara, Australia, Amerika Selatan dan mungkin kalau beruntung, dapat melihatnya mengaspal di Indonesia.

Brazil dan Australia adalah dua contoh konsumen loyalnya. Pengaruh Land Cruiser sangat kuat di dua negara tersebut, sampai-sampai Brazil memiliki pabriknya sendiri yang beroperasi dari 1958 sampai 2001. Sementara untuk negeri Kanguru, konsumsi roda empat itu masih terbagi dalam dua agama, Land Cruiser dan Land Rover.

Untungnya para teknisi Jepang di Toyota memang sangat gemar menguji kendaraan 4×4 mereka di pedalaman Australia. Sebuah lingkungan yang benar-benar sanggup membuat para pecinta alam liar bahagia setengah mati atau malahan dapat membunuh bisa minim persiapan. Cuacanya sangat ekstrim, temperatur yang brutal di musim panas dan curah hujan yang tinggi di musim dingin sanggup membuat lingkungan berganti muka 180 derajat. Hamparan padang debu merah sanggup bertransformasi menjadi sungai, danau dan kubangan lumpur yang bisa menelan orang dan kendaraan hidup-hidup.

Untuk itulah BJ40 tidak main-main. Mesin diesel jaminan mutu Jepang dijejalkan di bawah atapnya. Maka dari itu perbedaan yang paling mencolok diantara FJ40 dan BJ40 adalah mesin. Enam silinder dari FJ meminum bensin sedangkan BJ bekerja dengan diesel. Tidak perlu berdebat kusir untuk menentukan mana yang lebih baik, pasalnya ketangguhan dan keiritan diesel telah jelas sanggup mengalahkan karakter mesin bensin.

Dalam sebuah situs pelelangan, sebuah BJ40 yang terawat baik dapat dihargai sekitar 22,210 dolar AS atau setara dengan 282 juta rupiah. Sebuah harga yang masih masuk akan untuk sebuah kendaraan ikonik yang patut untuk dikoleksi.