Toyota Indonesia sudah menghentikan produksi Nav1 sejak 2016 lalu. Di Jepang, Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang memiliki identitas Noah, Esquire dan Voxy ini baru saja diremajakan lewat hadirnya varian terbaru pada Senin (3/7) lalu.

Pesaing terdekat dari Nissan Serena, Mazda Biante dan Mitsubishi Delica ini bernasib kurang bagus di Indonesia. Pada kenyataannya, para pesaing-pesaing dari Nav1 tersebut lebih diminati konsumen mobil keluarga di tanah air.

Lahirnya generasi terbaru Noah, Esquire dan Voxy di Jepang, membawa sebuah pertanyaan besar untuk pasar Indonesia. Akankah Toyota Indonesia akan kembali memasarkan MPV ini?

Executive General Manager, PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, menyebutkan saat ini pihak TAM sudah mulai mempertimbangkan kehadiran 3 mobil tersebut di Indonesia. TAM menyampaikan bahwa apabila spesifikasinya sesuai, ada kemungkinan salah satunya, atau bahkan lebih dari satu untuk dijual di Indonesia.

“Saat ini kita masih lakukan under study (mempelajari) soal kehadiran ketiganya di Indonesia. Salah satunya soal cara pemasaran, apakah CBU (Bulit Up) atau CKD (rakitan lokal). Kalau CBU ya kita tunggu dari Thailand atau Jepang, kalau CKD ya butuh investasi, local content parts-nya bagaimana, perlu studi yang lebih lama lah,” ujarnya seperti yang dilansir Detik Oto.

Lebih lanjut pria yang akrab dipanggil dengan Suryo tersebut membeberkan. sebenarnya, untuk mengimpor salah satu dari tiga minivan yang sudah disegarkan di Jepang mudah saja. Yang jadi masalah menurutnya adalah, apakah ada konsumen yang berminat dengan minivan tersebut?.

Namun pihak Toyota sendiri masih belum mau mengungkapkan kapan waktu yang tepat jika memang salah satu dari ketiga MPV baru itu akan diluncurkan di Indonesia. “Bisa jadi diluncurkan tahun ini, bisa jadi tahun depan. Intinya kita tak ingin nasibnya nanti seperti Nav1″ tegas Suryo.