Setelah perdana menjuarai balap ketahanan Le Mans 24 Hours, Toyota tak langsung puas begitu saja. Pabrikan Jepang lewat divisi balapnya Toyota Gazoo Racing ini langsung mengungkap calon besutan barunya untuk menghadapi balap ketahanan di waktu mendatang.

Toyota menyebut telah memulai pengembangan generasi baru prototipe mobil balap ketahanannya, yang akan menggunakan basis dari konsep Toyota GR Super Sport. Mobil ini akan menjadi senjata Toyota saat World Endurance Championship (WEC) memberlakukan regulasi mobil berbasis supercar/hypercar.

GR Super Sport adalah sebuah konsep dari Toyota Gazoo Racing yang dipamerkan perdana pada Tokyo Motor Show 2017, sebagai mobil balap Le Mans di masa depan. Toyota membawa pengembangan spesifikasi dari TS050 Hybrid LMP1 pada GR Super Sport, yang diklaim lebih kencang.

Saat dipamerkan di sela akhir pekan Le Mans 24 Hour, Toyota sekaligus menyatakan bahwa “pengembangan generasi berikutnya dari mobil super sport Toyota telah dimulai. Yang membawa sistem elektrik hybrid canggih dan teknlogi ekonomi bahan bakar yang diuji tim TGR WEC dan disempurnakan selama enam tahun terakhir di WEC, dan menunjukkannya pada satu paket yang hebat.”

Mesin V6 hybrid dari TS050 dikatakan akan memiliki tenaga hingga 1.000 hp, didukung paket aerodinamika yang lebih efisien. Saat diproduksi nanti, GR Super Sport akan menjadi supercar pertama Toyota sejak Lexus LFA yang tidak diproduksi lagi sejak 2012 lalu,

Untuk regulasi mobil balap berbasis supercar/hypercar pada kelas LMP1 sendiri, Toyota menjadi salah satu pabrikan yang mendukung gagasan tersebut. Toyota saat ini satu-satunya tim pabrikan di kelas LMP1, dan diharapkan regulasi baru itu akan mampu membawa kembali pabrikan besar ke kelas utama.