Selama ini publik lebih mengenal showroom jual – beli mobil bekas memiliki harga jual kembali sangat tinggi. Apalagi, mobil yang dapat dilihat di outlet tersebut rasanya tidak memiliki banyak pilihan, kita terasa familiar dengan mobil Avanza, Terios, Innova ataupun Fortuner yang mejeng di parkiran. Apakah para pelaku jual – beli mobil tidak sepenuhnya mencari? Atau nilai jual mobil – mobil Jepang tersebut yang sangat menguntungkan? Untuk meluruskan pertanyaan – pertanyaan berikut, TheGaspol pun coba menyambangi salah satu gerai jual beli mobil bekas. Kali ini, Mobil88 menjadi target utama kami, kami pun langsung bergerak cepat menyambangi kantor mereka di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan.

Sesampainya kami disana, ternyata Mobil88 sedang mengadakan promo super deal imlek. Dan menariknya lagi, proses menjual mobil hanya membutuhkan waktu 15 menit (fast appraise). Baru sampai parkiran, kami sudah melihat spanduk bertuliskan “apapun merek dan tipe mobil anda, dapat kami beli dengan harga tinggi”. Dari slogan tersebut, rasa penasaran kami tentang gerai mobil bekas yang hanya menjual mobil itu – itu saja mulai menemui titik terang. Tak lama, kami pun langsung naik ke lantai 2 untuk menemui Bapak Nurfitri Yanuarsyah yang menjabat sebagai National West Regional Manager Mobil88.

Sebelum melanjutkan topik bersama Manager Mobil88, kami coba mengecek sejauh mana sepak terjang Mobil88 di pasar jual beli mobil bekas. Di bawah PT Serasi Autoraya, perusahaan ini ternyata anak dari PT Astra Internasional yang telah berdiri sejak tahun 1988. Wah pantas saja, rentetan mobil seken terparkir notabene hasil perusahaan Astra juga. Saat ini, Mobil88 juga sudah memiliki 17 cabang yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Denpasar dan Medan.

Rasa penasaran Saya akhirnya berbuah pertanyaan. Memiliki jaringan luas, lantas berapa unit pembelian yang ditargetkan Mobil88? Lalu, apakah benar semua merek dapat dijual di showroom ini?

“Saat ini, kami menargetkan 150 unit dalam 3 hari. Para tim pencari kami telah memantau mobil – mobil bekas yang dipasarkan melalui cara door to door, situs jual-beli online ataupun lewat makelar. Ya itu benar, kami menerima mobil merek dan tipe apa saja. Hanya saja, setiap musim tren dan ketertarikan orang akan mobil bekas cepat berubah. Sebagai contoh, dua tahun lalu Ecosport dan Fiesta sangat diburu oleh calon konsumen, semua itu membuat permintaannya tinggi dan kami pun semakin sulit mencari unit sekennya. Namun, dengan pemberitaan hengkangnya Ford dari Indonesia, tren itu berubah terbalik. Model – model tersebut banyak yang menawarkan sekennya, namun calon konsumen yang kini mulai beralih pilihan,” ucap Nurfitri.

Maraknya situs jual beli online saat ini nyatanya tidak mempengaruhi penjualan Mobil88 yang dianggap memiliki daya tarik tersendiri. “Kami menyediakan cara mudah cepat dan aman. Para konsumen dapat langsung ke showroom untuk memilih mobil bekas/baru yang kami miliki. Kami juga memiliki situs www.belimob.com jika para konsumen tidak sempat ke showroom kami. Untuk yang ingin menjual, kami juga tidak melakukan sortir pada mobil mereka. Hanya saja, kami tidak menerima mobil bekas kecelakaan dan terendam banjir agar tetap menjaga kualitas,” tambah Pria yang akrab disapa Pak Nur.

Pasar industri permobilan di Indonesia  memiliki banyak pasokan tipe kendaraan. Namun, kami pun penasaran apakah konsumen mobil bekas juga memiliki kecenderungan sama dengan para konsumen pada mobil baru yang sejak 1 dekade belakangan telah menjatuhkan pilihan pada mobil – mobil berjenis MPV?

Nurfitri akhirnya membeberkan kenyataan yang terjadi. “Para konsumen mobil bekas justru orang yang lebih spesifik, mereka datang kesini sudah tau mau beli mobil apa, dibandingkan orang beli mobil baru yang masih mencoba – coba rasa mobil mereka. Para konsumen kami sudah tau apa yang mereka butuhkan, seperti kecenderungan beli masyarakat lainnya, penjualan kami juga masih ditopang oleh model – model MPV. Saat ini, kami dapat menjual 1000 unit perbulan, dengan catatan 700 unit/70% disumbang oleh model MPV, selanjutnya 30% terbagi atas penjualan model sedan dan SUV.”