Honda mengumumkan akan menutup fasilitas produksinya di Inggris dua tahun mendatang atau di 2021. Menurut Honda, recana menutup pabriknya di Swindon, Inggris ini tidak berkaitan dengan hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.

Di pabrik ini, Honda mencatat jumlah produksinya di tahun lalu mencapai 160.000 unit. Fasilitas ini mewakili setidaknya 10 persen dari total 1,5 juta unit mobil yang diproduksi di Inggris.

Pabrik Honda di Swindon, Inggris ini mempekerjakan sekitar 3.500 orang tenaga kerja yang mayoritas merakit model Honda Civic termasuk model Type R berkode FK8R. Namun yang disayangkan, hasil produksi Honda Civic tersebut kebanyakan malah untuk di ekspor ke Amerika Serikat ketimbang untuk dipasarkan di Eropa.

Honda mengungkap keputusannya tidak berkaitan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau sering kita kenal dengan istilah Brexit (British Exit). Honda yang performanya kurang bagus di Eropa menjelaskan ingin fokus beraktivitas di wilayah yang dipercaya menjual mobil lebih banyak.

“Kami harus mempertimbangkan kebangkitan kendaraan listrik dan perbedaan kecepatannya antara di Amerika Utara dan Eropa. Keputusan ini tidak berhubungan dengan Brexit,” ujar CEO Honda Takahiro Hachigo, seperti diberitakan Reuters.

Meski demikian, sikap Honda bikin kekhawatiran tersendiri. Pasalnya menjelang Brexit sudah ada beberapa peringatan dari pihak Jepang terkait pencabutan investasi karena dianggap Inggris tidak akan lagi menguntungkan buat bisnis bila meninggalkan Uni Eropa.